Selasa, 16 Jun 2026 16:43 WIB

Ini Alasan Pemkot Bongkar Keramik Halaman Balai Pemuda Surabaya

Pembangunan Balai Pemuda Surabaya
Pembangunan Balai Pemuda Surabaya

jatimnow.com - Proyek pembangunan kawasan Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo tetap berjalan dikarenakan kontrak dengan pemborong yang sudah disepakati sebelum adanya pandemi Covid-19. Namun, pemkot tetap memastikan, para pekerja bekerja sesuai dengan protokol yang ada.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian mengatakan saat ini sedang dilakukan pembongkaran atau pengupasan keramik di kompleks Balai Pemuda Surabaya yang akan dibuatkan taman agar tidak gersang dan terlihat indah.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Otomatis harus dikupas dulu keramiknya dan dikasih lapisan water proofing. Tujuannya agar ketika ada air masuk itu nanti tidak menggenang. Kemudian kita juga ngatur ulang kemiringan lantai dan diratakan," kata Iman Krestian, Rabu (15/4/2020).

Menurutnya, jika keramik tersebut tidak dibongkar maka akan menambah beban konstruksi yang ada di kawasan tersebut.

Sementara itu, beban basemen yang ada di kompleks Balai Pemuda ini sekitar 2 ton, karena peruntukkannya sebagai plaza dan bukan untuk jalan raya. Oleh karena itu, pengelupasan keramik ini harus tetap dilakukan agar tidak menambah beban mati.

"Ada posisinya harus yang kita tinggikan. Cuma kalau ditumpukin kan nambah beban konstruksi yang ada di sini, karena hitungannya beban mati. Makanya, kita harus scrubing lapisannya ini dulu agar tidak berat, tujuannya untuk mengurangi beban lantai. Selain itu, jika kita bangun taman, tanpa pembongkaran lantai, otomatis air juga akan menggenang," paparnya.

Setelah dilakukan pengupasan keramik, kata Iman, tahap berikutnya adalah pemberian water proofing yang kemudian dilanjut dengan pemasangan keramik baru.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Kemudian, tahap terakhir yakni penanaman tanaman yang secara konsep besarnya hampir sama dengan Taman Surya Surabaya.

"Macam-macam tanaman kurang lebih sama seperti yang ada di sana (Taman Surya). Kita juga kasih pasif cooling jadi ada embun-embunnnya. Kurang lebih proses pembangunan ini dua bulan," terangnya.

Selain itu, Iman menyebut, pertimbangan lain dalam membongkar keramik yang sudah terpasang sekitar lebih dari dua tahun yakni, adanya penambahan genset baru.

Jika sebelumnya ada beberapa genset yang terkumpul untuk mengcover beberapa gedung saja, kini dinas terkait mendatangkan genset baru dengan daya listrik 500 kva yang dapat mengcover seluruh kawasan termasuk Gedung DPRD Kota Surabaya jika terjadi pemadaman listrik.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Nah, karena gensetnya ini sangat berat, maka ketika kita mengeluarkan genset yang lama akan merusak keramik itu. Termasuk saat memasukkan genset yang baru dengan beban 5 ton. Mengingat aksesnya hanya bisa dari satu pintu utama," jelasnya.

Oleh sebab itu, keputusan membongkar keramik dinilai menjadi satu-satunya alternatif yang tepat. Terutama untuk memasukkan genset yang nantinya akan dibuatkan rumah genset baru di kawasan tersebut.

"Semua itu dilakukan untuk memback up bangunan-bangunan di kawasan kompleks Balai Pemuda agar tetap bisa mendapatkan sumber listrik melalui genset saat PLN mati. Jadi sekalian untuk taman dan untuk memasukkan genset," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.