Selasa, 16 Jun 2026 19:38 WIB

Beredar Video Bernarasi Penghadangan Truk, Polisi: Itu Antrean Sembako

Pembagian sembako untuk para driver ojol di depan Galaxy Mall, Surabaya
Pembagian sembako untuk para driver ojol di depan Galaxy Mall, Surabaya

jatimnow.com - Video pembagian sembako khusus untuk para driver ojek online (ojol) di depan Galaxy Mall Surabaya diposting salah satu netizen melalui Facebook dan Twitter. Namun postingan itu malah menyebut bahwa video tersebut adalah aksi penghadangan.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny Prihatin mengatakan, postingan netizen itu tanpa melalui klarifikasi terlebih dahulu. Ia memastikan bahwa video itu adalah pembagian sembako dari sekelompok orang untuk para driver ojol di depan Galaxy Mall pada Jumat (10/4/2020) pagi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sekelompok orang yang biasa melakukan senam pagi di depan Galaxy Mall itu melakukan aksi bagi-bagi sembako bagi driver ojek online yang biasa mangkal di depan mal tersebut," ujar Enny, Senin (13/4/2020).

Menurutnya, setelah melihat pembagian sembako, sebagian besar driver ojol yang melintas di depan mal akhirnya berhenti dan ikut mengantre.

"Antreannya sangat panjang. Sehingga kami turun tangan untuk menertibkan driver ojol yang bergerombol. Kami hanya ini menerapkan physical distancing," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Video itu beredar di media sosial Facebook berisi narasi peristiwa penghadangan truk oleh para driver ojol.

Enny menegaskan, para driver ojol yang ada di daerah itu, justru berperilaku tertib dengan mengantre dengan baik. Pihaknya mendatangi lokasi untuk melakukan antisipasi agar para driver ojol tidak berkerumum. Apalagi sebagian besar driver ojol yang mengantre tidak memakai masker.

"Jadi tidak ada yang namanya hadang menghadang. Kalau ramai di media sosial karena ada hadang menghadang, bisa jadi yang mengunggah ke medsos itu hanya mengetahui pas bubaran aksi. Sehingga mereka terkesan menghadang truk. Padahal tidak begitu kejadiannya. Semua antre dengan tertib," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Antrean yang terjadi itu, lanjut Enny hanya dipicu tidak adanya koordinasi panitia dengan kepolisian.

"Kami tidak ingin ada kerumunan massa di tengah kondisi seperti ini. Seandainya ada koordinasi, kita bisa bantu atur dengan baik. Kami berharap, kalaupun ada niat baik para pemilik rezeki, agar untuk melakukannya dengan berkoordinasi dengan kami. Apalagi yang berpotensi mengumpulkan massa," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.