Senin, 15 Jun 2026 22:38 WIB

Kembali Beraksi Usai Bebas dari Asimilasi, Hukuman Khusus Menanti

Kanwil Kemenkumham Jatim siapkan hukuman khusus bagi WBP yang kembali beraksi usai bebas melalui program asimilasi
Kanwil Kemenkumham Jatim siapkan hukuman khusus bagi WBP yang kembali beraksi usai bebas melalui program asimilasi

jatimnow.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jatim bakal memberikan hukuman khusus kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dibebaskan dalam program asimilasi apabila terbukti mengulangi kejahatannya.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim Pargiyono mengatakan, hukuman khusus itu berupa pengurungan di sel isolasi hingga masa pemidanaannya berakhir.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Selain itu, yang bersangkutan tidak akan bisa mendapatkan haknya berupa remisi, asimilasi maupun integrasi maupun tidak mengizinkan kunjungan, baik langsung maupun video call.

"Ini merupakan bentuk pelanggaran berat. Jadi yang berangkutan harus menjalani sisa pidana yang lama ditambah dengan yang baru," tegas Pargiyono, Senin (13/4/2020).

Pargiyono menyebut, selama ini timnya juga telah berupaya melakukan upaya-upaya pengawasan kepada 4.159 WBP yang telah mendapatkan hak tersebut sesuai Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020.

Salah satu upaya yaitu melakukan video call melalui aplikasi WhatsApp antara petugas Balai Pemasyarakatan dan Penjamin WBP. Namun ada beberapa WBP yang keluarganya tidak memiliki smartphone, sehingga hanya bisa dihubungi melalui sambungan telepon biasa.

"Tetap ada komunikasi antara kami dengan WBP atau penjaminnya untuk memastikan WBP berkelakukan baik selama menjalani asimilasi dan integrasi di rumah," urainya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Selain itu, Pargiyono menegaskan kepada jajarannya untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian yang melakukan penangkapan WBP dalam masa asimilasi dan integrasi. Ketika memungkinkan untuk langsung dikirim lagi ke Lapas, segera diminta untuk mendapatkan pembinaan dari pihak lapas atau rutan yang bersangkutan.

"Dan saya yakin majelis hakim nantinya juga akan memberikan hukuman yang lebih berat karena pelanggaran ini," tegasnya.

Meski begitu, Pargiyono tidak menampik jika ada saja WBP yang kembali melakukan tindak pidana saat menjalani asimilasi dan integrasi di tengah pandemi.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Sampai saat ini, ada empat WBP di Jatim yang kembali melakukan perbuatan haramnya. Atau 0,1 persen dari keseluruhan WBP yang mendapatkan hak asimilasi dan integrasi.

Masing-masing yang terjadi di Blitar satu orang WBP, dari Lapas Blitar dan melakukan pencurian motor. Kemudian Surabaya dua orang WBP dari Lapas Lamongan melakukan perampasan serta seorang WBP dari Lapas Madiun yang melakukan pencurian motor di Malang.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.