Sabtu, 20 Jun 2026 10:09 WIB

Remaja Pingsan di Kawasan Ampel Dipastikan Bukan akibat Corona

Remaja yang pingsan di kawasan Ampel Surabaya dipastikan akibat darah rendah
Remaja yang pingsan di kawasan Ampel Surabaya dipastikan akibat darah rendah

jatimnow.com - Sebuah video berisi remaja jatuh telentang tak sadarkan diri atau pingsan di Jalan Pertukangan II, kawasan Ampel Surabaya beredar. Jatuhnya remaja itu dipastikan bukan akibat Virus Corona (Covid-19).

Dari video berdurasi sekitar 29 detik yang dilihat jatimnow.com, Jumat (10/4/2020), remaja berkaos merah dan memakai celana pendek hitam serta sandal jepit itu tampak telentang dan dikerumuni warga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tidak ada satu pun warga yang berkerumun menolong remaja tersebut. Dari percakapan yang terdengar dari video itu, disebut bahwa remaja itu terjatuh akibat Corona.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto memastikan bahwa pingsannya remaja itu bukan karena Virus Corona. Menurutnya, remaja itu jatuh pingsan karena darah rendah yang dideritanyaa.

"Peristiwa yang ada dalam video itu terjadi pada Kamis (9/4/2020) sekitar pukul 19.38 Wib. Dan kemarin sudah ditangani Tim Gerak Cepat (Pemkot Surabaya)," terang Eddy saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (10/4/2020) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Eddy menambahkan, dari laporan yang diterimanya, remaja yang mendadak pingsan itu bernama Fandi (17), warga Surabaya.

"Memang pingsan, tapi bukan karena Corona. Informasi dari PMI yang kami terima, dia terjatuh karena darah rendah," tegasnya lagi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Remaja itu kemudian dibawa Rumah Sakit Al-Irsyad yang tidak jauh dari lokasi. Remaja itu juga telah didampingi keluarganya.

"Sekarang ini memang sensitif. Begitu ada orang jatuh selalu dikaitkan dengan Covid-19. Kalau Covid-19, tim kita yang menanganinya pasti pakai APD lengkap," pungkas Eddy.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.