Senin, 15 Jun 2026 14:39 WIB

Driver Ojol di Surabaya ini Ajak Dua Anak saat Ambil dan Kirim Sabu

Pengedar sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Pengedar sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Berbagai cara dan modus dilakukan oleh pengedar narkoba untuk melancarkan transaksi bisnis haramnya.

Seperti yang dilakukan Choirul Huda (33), warga Jalan Kupang Krajan I, Surabaya ini. Agar tidak dicurigai polisi, pria yang kesehariannya bekerja sebagai driver ojek online ini, mengajak dua orang anaknya ketika mengambil dan mengirim sabu.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Modus yang kerap digunakan Choirul selama beberapa bulan itu tidak selamanya mulus. Ia diringkus di Jalan Tanjung Sari oleh anggota unit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Iptu Eko Julianto.

"Kami sergap tersangka saat membenarkan motornya yang mogok itu di Jalan Tanjungsari," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Rabu (8/4/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu paket besar berisi sabu dengan berat 66,8 gram, sebuah timbangan elektrik, HP serta motor yang digunakan untuk melancarkan bisnisnya.

"Selain mengajak anaknya, ia juga punya akal bulus lain. untuk mengelabuhi petugas ia juga mengemas sabu itu di dalam kardus bekas headset," kata Alumni Akademi Kepolisian (Akpol), 2002 ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kepada polisi, Choirul mengaku sabu 66,8 gram itu diambil dari sistem ranjau di daerah Kenjeran dan akan diantar ke daerah Surabaya kawasan Barat.

"Diakui tersangka, barang bukti tersebut baru diambilnya secara ranjau. Rencanaanya, oleh tersangka akan dibawa ke rumah dan akan dikemas ke ukuran nol koma," tukas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang Kepulauan Riau ini.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.