Selasa, 16 Jun 2026 17:27 WIB

Wabah Virus Corona Bikin Peternak Bebek Petelur di Ponorogo Menjerit

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 07 Apr 2020 14:38 WIB
Musadi, salah satu peternak bebek di Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo
Musadi, salah satu peternak bebek di Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo

jatimnow.com - Wabah Virus Corona atau Covid-19 membuat sejumlah peternak bebek petelur di Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo menjerit. Sebab permintaan telur bebek dari Jakarta, kian merosot.

"Telur biasanya harga normal Rp 1.700 hingga 1.800 per butir. Saat ini cuma Rp 1.050 hingga Rp 1.100 setiap butir," tutur Musadi, salah satu peternak bebek petelur di Desa Kapuran, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Musadi menyebut, dalam satu hari setidaknya ada 1.500 butir telur bebek. Meski begitu, dengan harga Rp 1.050 per butir, dia mengaku tidak mendapatkan keuntungan.

Sebab dalam sehari saja, harga pakan sebesar Rp 75 ribu untuk 100 ekor bebek. Sedangkan Musadi memiliki 2.000 ekor bebek petelur. Sehingga dalam satu bulan, kebutuhan pakan bisa menghabiskan modal Rp 45 juta.

Jika harga telur hanya Rp 1.050 per butir, Musadi hanya mendapat Rp 47 juta setiap bulannya. Nilai itu belum termasuk jika ada bebek yang mati atau telur yang rusak.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Bahkan 31 Maret 2020 kemarin, harga telur (bebek) per butir cuma 800 rupiah. Saya rugi banget akhirnya nggak saya jual," terangnya.

Musadi menyebut, merosotnya harga telur bebek itu karena pemintaan dari Jakarta maupun kota lain juga menurun drastis. Padahal selama ini, hasil telur bebek hasil ternaknya, sekitar 80 persen dikirim ke Jakarta.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Di Ponorogo paling mentok itu 100 sampai 200 butir saja," papar Musadi.

Dia berharap harga telur bebek kembali normal sehingga usaha ternaknya bisa kembali berjalan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.