Kamis, 18 Jun 2026 10:05 WIB

Sindikat Narkoba Riau-Surabaya Dibongkar, 6 Pelaku Berpistol Didor!

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian (tengah), Wakasat Kompol Heru Dwi Purnomo (kanan) dan Kanit III Iptu Eko Julianto dalam jumpa pers online
Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian (tengah), Wakasat Kompol Heru Dwi Purnomo (kanan) dan Kanit III Iptu Eko Julianto dalam jumpa pers online

jatimnow.com - Tim Satreskoba Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pengedar narkoba. Selain menembak kaki enam pelaku dan menyita berbagai jenis narkoba, pengedar tim ini juga menyita senjata api rakitan.

Dari sindikat pengedar ini, Tim Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menyita satu kilogram sabu, 2.697 butir ekstasi, 30 bungkus berisi kurang kebih 30 ribu butir pil koplo jenis double l, sepucuk senjata api rakitan jenis FN, tiga pucuk senjata jenis airgun, beberapa poket kecil dengan total kurang lebih 138 gram sabu siap edar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Barang bukti itu kami sita dari enam tersangka di beberapa lokasi," terang Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian saat jumpa pers online, Senin (6/4/2020).

Enam sindikat pengedar narkoba itu adalah Mochamad Fadil (21), warga Jalan Berbek III, Waru, Sidoarjo; Mochamad Santoso alias Ikhsan (25), warga Jalan Wonokusumo Kidul, Surabaya; Robby Mujib alias Robert (25), warga Sedati, Sidoarjo; Mochamad Mahfud (29), warga Jalan Kapas Madya VI, Surabaya.

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pengedar narkoba Riau-SurabayaSatresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pengedar narkoba Riau-Surabaya

Dua tersangka lain yaitu Ari Suhanda (30), warga Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung dan Suheri (33), warga Jalan Pengampon II/17 atau tinggal di Jalan Dukuh Setro, Surabaya.

Memo menyebut bahwa jaringan itu dibongkar mulai Rabu (25/3/2020). Saat itu pelaku Ari Suhanda berangkat dari Pekanbaru Riau bersama dua pelaku lain berinisial MG dan NY yang saat ini masih buron. Dari Riau, ketiganya mengendarai truk bermuatan wortel.

"Mereka membawa dua kilogram sabu, 10 bungkus berisi 5.000 butir ekstasi dan puluhan ribu pil koplo jenis double l," papar Alumni AKPOL Tahun 2002 ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ketika sampai di Surabaya, sekitar pukul 23.00 Wib, Senin (30/3/2020), mereka dijemput tersangka Santoso di kawasan Jalan Tanjungsari. Keempatnya langsung menuju ke salah satu apartemen mewah yang dihuni Santoso di kawasan Surabaya Barat.

"Tersangka Ari Suhanda kemudian menyerahkan separuh dari paketan itu yaitu satu kilogram sabu, 2.500 butir ekstasi. Rencananya oleh tersangka Santoso barang itu akan dikirim ke tersangka Fadil, Machfud dan Robby. Sebelumnya mereka sudah janjian di suatu lokasi," lanjut Memo.

Barang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari sindikat pengedar narkoba Riau-SurabayaBarang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari sindikat pengedar narkoba Riau-Surabaya

Setelah tugasnya mengantar paketan ke tersangka Santoso selesai, Ari Suhanda kembali ke parkiran truk tempat pertama kali dijemput dengan diantar Santoso. Ari mengambil sisa paketan dan mengirimkan barang itu ke tersangka Suheri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat itulah kami yang sebelumnya sudah mengintai pergerakan mereka langsung melakukan penggerebekan di apartemen Santoso. Mereka juga berupaya mengeluarkan senjata dari balik bajunya. Sesuai intruksi pimpinan, kami lakukan tindakan tegas dengan menembak kaki mereka," ungkap Memo.

Setelah mengamankan Santoso, Ari Suhanda dan tiga tersangka lain, Memo dan timnya mengeler tersangka Ari untuk meringkus tersangka Suheri. Di rumah Suheri, mereka sempat mendapat perlawanan.

"Ari Suhanda juga berniat mengirimkan sabu, ekstasi dan double l ke tersangka rumah Suheri di kawasan Dukuh Setro. Upaya nekat juga dilakukan Suheri, dia berupaya meraih senjata dari laci rumahnya," tandas Memo.

Sementara tersangka Ari Suhanda mengaku sudah beberapa kali mengirimkan berbagai macam narkoba dari Kepulauan Riau. Namun terkait upah yang dijanjikan bandar, dirinya memilih bungkam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.