Kamis, 18 Jun 2026 20:43 WIB

Viral Pria Terjatuh di Surabaya Dikaitkan Covid-19, Pemkot: Hanya Kram

Tangkapan layar video viral pria terjatuh di Bubutan, Surabaya
Tangkapan layar video viral pria terjatuh di Bubutan, Surabaya

jatimnow.com - Sebuah video berisi pria lanjut usia tersungkur akibat kram otot di badan trotoar Jalan Bubutan, Surabaya dikaitkan dengan kasus Virus Corona (Covid-19), beredar di media sosial, Senin (6/4/2020).

Dari video berdurasi sekitar 1 menit 55 detik yang dilihat jatimnow.com, pria berkaos putih dan bercelana hitam itu tampak kesulitan bangun setelah terjatuh. Melihat pria itu terjatuh, warga sekitar yang sedang melintas enggan menolongnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto memastikan bahwa pria tersebut tidak korban Covid-19. Menurutnya, pria itu terjatuh karena mengalami kram otot kaki sehingga kesulitan untuk bangun.

"Video kejadian orang terjatuh yang beredar di medsos itu terjadi pada Minggu (5/4/2020) sekitar pukul 08.00 Wib. Dan orang tersebut bukan orang terpapar virus, tapi hanya karena kram," jelas Eddy kepada jatimnow.com.

Petugas medis menolong pria yang terjatuh di daerah Bubutan, SurabayaPetugas medis menolong pria yang terjatuh di daerah Bubutan, Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Eddy mengatakan, dari laporan yang diterimanya orang yang terjatuh itu bernama Frans berusia 88 tahun, warga Surabaya. Saat ini Frans sudah berkumpul dengan keluarga setelah ditangani Tim Gerak Cepat (TGC) Pemkot Surabaya.

"Yang bersangkutan saat itu sedang berolahraga lalu jatuh karena tersandung dan hanya mengalami luka gores di dahinya. Akhirnya ditolong oleh tim untuk diantar ke rumahnya," tutur Eddy.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia kembali menegaskan bahwa orang yang terjatuh seperti dalam video yang viral di medsos itu bukan merupakan pasien ataupun terpapar Covid-19.

"Sekarang ini memang sensitif. Begitu ada orang jatuh selalu dikaitkan dengan Covid-19. Kalau Covid-19, tim kita yang menanganinya pasti pakai APD lengkap," pungkas Eddy.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.