Sabtu, 20 Jun 2026 01:16 WIB

Tiga Warga Positif, Ponorogo Kini Berstatus Tanggap Darurat Corona

Bupati Ipong Muchlissoni mengumumkan status tanggap darurat untuk bencana nonalam Virus Coroan (Covid-19) di Ponorogo
Bupati Ipong Muchlissoni mengumumkan status tanggap darurat untuk bencana nonalam Virus Coroan (Covid-19) di Ponorogo

jatimnow.com - Bupati Ipong Muchlissoni mengumumkan status tanggap darurat untuk bencana nonalam Virus Coroan (Covid-19) di Ponorogo. Status itu diterapkan setelah tiga warga di Bumi Reog terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Bupati Ipong, dengan status itu, semua biaya perawatan pasien yang dirawat di rumah sakit, baik RSUD dr Harjono Ponorogo maupun rumah sakit swasta, ditanggung pemkab.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami juga menyiapkan anggaran untuk tempat isolasi. Juga program membantu warga terdampak, seperti sembako," terangnya, Senin (6/4/2020).

Bupati Ipong juga menginstruksikan kepada seluruh kepala desa agar menyediakan anggaran untuk membeli masker dan dibagikan gratis ke warganya yang berusia 50 tahun ke atas.

"Masing-masing warga yang berusia 50 tahun ke atas mendapat dua masker kain," ujarnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Ponorogo juga menyiapkan ruang isolasi untuk para pemudik dengan menyiapkan beberapa gedung sekolah yang telah ditunjuk.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Tapi, pemudik bisa melakukan isolasi mandiri. Sebab isolasi mandiri lebih efektif, karena ada keluarga yang ikut mengawasi," sambung Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Ponorogo, Agus Pramono.

Agus menyampaikan bahwa pemkab akan menetukan lima tempat isolasi di masing-masing desa. Pilihannya yaitu balai desa maupun rumah warga yang kosong. Sehingga bila ditotal, akan ada sekitar 1500 ruang isolasi.

Jika masih belum cukup, tempat isolasi akan memanfaatkan gedung sekolah. Saat ditanya jika terjadi penolakan ketika menggunakan gedung sekolah, Agus menyebut akan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa warga yang diisolasi bukan orang sakit.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Orang sehat tapi memerlukan isolasi mandiri selama 14 hari. Biar tidak terjadi penolakan," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo ini.

Alternatif terakhir sesuai petunjuk Bupati Ipong yaitu Gelanggang Olahraga (GOR) maupun stadion. Dan semua biaya pemudik selama masa isolasi akan ditanggung pemkab.

Sampai hari ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Ponorogo sebanyak 262 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) ada 14 orang dan terkonfirmasi positif Corona sebanyak 3 orang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.