Rabu, 17 Jun 2026 00:26 WIB

Seorang Napi di Rutan Medaeng Meninggal, Karutan: Bukan karena Corona

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Seorang narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya, Jalan Letjen Sutoyo, Medaeng, Waru, Sidoarjo meninggal dunia, Minggu (5/4/2020). Meninggalnya narapidana itu sempat dikaitkan dengan Virus Corona (Covid-19) yang tengah mewabah.

Kepala Rutan (Karutan) Medaeng, Handanu memastikan bahwa kabar itu tidak benar. Menurutnya narapidana berjenis kelamin laki-laki yang menempati rutan di Blok A itu meninggal dunia secara mendadak akibat serangan penyakit jantung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kalau ada narapidana yang meninggal, memang betul ada satu orang. Tapi bukan karena Virus Corona, melainkan yang bersangkutan punya riwayat sakit jantung," tegas Handanu saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Handanu menambahkan, setelah diketahui meninggal sekitar pukul 12.30 Wib, petugas rutan langsung melakukan tindakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

"Setelah tim medis memastikan yang bersangkutan meninggal dunia, kami langsung menghubungi keluarganya. Dan jenazah sudah kami serahterimakan kepada pihak keluarga," jelasnya.

"Jadi kalau ada informasi ada seorang napi meninggal setelah mengalami kejang dan diduga Corona atau Covid-19, itu tidak benar," tambah Handanu.

Handanu juga memastikan bahwa pencegahan penyebaran Covid-19 di Rutan Medaeng sudah diantisipasi dengan pengawasan langsung dari dokter jaga dan juga berbagai imbauan kepada para napi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dari 14 hari lalu kita juga sudah melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19. Termasuk dokter juga waskat (pengawasan melekat) dan pengawasan langsung di lapangan. Jadi kata dokter Alhamdulillah belum ada (yang terpapar Covid-19)," terangnya.

Pihaknya kembali menegaskan bahwa napi yang meninggal itu bukan karena virus yang saat ini mewabah. Napi yang meninggal itu diketahui berinisial ES (42), asal Surabaya yang ditahan atas kasus narkotika.

"Kalau yang meninggal ini ada riwayat sakit jantung, makanya meninggalnya mendadak. Jadi terkait info meninggal karena Corona ini tidak ada," tegasnya lagi.

Saat ditanya meninggalnya seorang napi itu sempat membuat panik para napi, Handanu memastikan bahwa para napi lainnya hanya terpacu informasi yang tidak valid atau tidak benar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ya mungkin anak-anak ini mengait-mengaitkan dengan informasi yang di luar itu, jadi ini terpicu isu saja," sambungnya.

Dalam pencegahan penyebaran Virus Corona, Rutan Medaeng juga menerapkan kunjungan secara social distancing atau physical distancing dengan cara video call.

"Kunjungan pun kita ganti via video call. Sebelum melakukan penutupan kunjungan, kita juga sudah membuat wastafel di setiap blok dan memberikan sosialisasi kepada para napi. Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penyebaran Corona," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.