Senin, 15 Jun 2026 03:52 WIB

Praktik Aborsi Melibatkan Seorang Bidan di Surabaya Dibongkar

Ilustrasi penemuan janin hasil aborsi (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi penemuan janin hasil aborsi (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Praktik aborsi melibatkan seorang tenaga kesehatan atau bidan di Surabaya terbongkar. Seorang tenaga kesehatan itu ditangkap bersama sepasang kekasih.

Kasus itu dibongkar Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, dipimpin Iptu Harun, setelah mendapat laporan pada 19 Maret 2020. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Awalnya kami mendapat laporan dari salah satu rumah sakit bahwa ada pasien mencurigakan yang diduga habis bersalin," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Wakasat Reskrim Kompol Ardian Satrio Utomo, Minggu (5/4/2020).

Ardian menyebut, setelah mendapatkan identitas pasien perempuan itu, Tim Unit PPA langsung melakukan interogasi. Dalam interogasi itulah terungkap bahwa janin yang dikandung perempuan muda berumur 17 tahun itu telah diaborsi dengan memakai jasa salah satu tenaga kesehatan.

"Kami amankan seorang perempuan tenaga kesehatan itu setelah melalui proses interogasi," ujarnya.

Tenaga kesehatan yang melakukan aborsi itu tinggal di wilayah Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya. Sedangkan perempuan muda yang memakai jasa aborsi itu tinggal di daerah Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tapi aborsi itu dilakukan di salah satu hotel di Surabaya," beber Alumni AKPOL Tahun 2006 ini.

Dilanjutkan Ardian, setelah janin dipastikan meninggal, jasad janin itu diberikan kepada perempuan muda tadi untuk dimakamkan. Jasad janin yang sudah dibungkus itu kemudian diserahkan kepada kekasihnya yang berumur 32 tahun untuk dimakamkan.

"Kekasihnya juga sudah kami tangkap. Dari pengakuannya, jenazah janin itu dimakamkan di salah satu wilayah di Jalan Ir Soekarno (MERR)," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hingga hari ini, Penyidik Unit PPA masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengetahui praktik terlarang perempuan tenaga kesehatan tersebut. Namun dari hasil pemeriksaan sementara terungkap bahwa tenaga kesehatan itu sudah banyak menerima pasien yang meminta janinnya digugurkan.

"Detail kasus dan perkembangannya akan kami sampaikan lagi," tandas Ardian.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.