Selasa, 16 Jun 2026 07:55 WIB

Temukan Obat Corona, Unair Klaim Lebih Kuat Dibanding Chloroquine

Rektor Unair, Prof M Nasih
Rektor Unair, Prof M Nasih

jatimnow.com - Rektor Universitas Airlangga (Unair), Prof Mohammad Nasih mengumumkan telah menemukan lima jenis senyawa yang diduga bisa menjadi obat Virus Corona (Covid-19).

"Saat ini kami sudah memperoleh lima senyawa yang menurut hasil riset Insya Allah lebih kuat ikatannya dibandingkan dengan Chloroquine untuk penanganan Covid-19. Tapi tidak bisa langsung memproses karena masih ada dua tahapan yang harus dilakukan dengan baik," ujar Nasih kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: Kepala LLDikti Wilayah 7 Apresiasi Langkah APSITI dan Unitomo Bangun Silaturahmi

Dia menyebut senyawa ini bahkan memiliki daya ikat yang lebih kuat dibanding Avigan dan Chloroquine yang hingga saat ini masih dipercaya menjadi obat pasien yang terinfeksi Virus Corona.

"Dalam waktu dekat hasil penelitian terhadap lima senyawa ini akan dituangkan dalam sebuah artikel di jurnal internasional," ujarnya.

Kemudian, dari jurnal internasional itu nantinya para peneliti di dunia bisa mempercayai atau mendiskusikan kredibilitas penelitian lima senyawa tersebut guna menguji keabsahan hasil penelitian.

Baca Juga: 958 Lulusan Unitomo Surabaya Diwisuda, Ini Pesan Rektor

"Akademisi bisa berdebat dan bisa teruji. Isu-isu tentang corona bisa dilakukan dengan tajam dan ilmiah. Ini sedang diproses jurnal ilmiahya," tuturnya.

Setelah perdebatan terjadi dan ditemukan koreksi-koreksi dari lima senyawa itu, maka langsung bisa dilakukan pengujian yang akan dilakukan di Institute of Tropical Disease (ITD) Unair yang selama ini sudah mampu melakukan tes swab PCR.

"Virus akan dikasih senyawa itu lalu reaksinya seperti apa sehingga sintetis obat bisa segera dihasilkan dengan sebaik-sebaiknya," ujar Nasih.

Baca Juga: 12 Mahasiswa Unusa Boyong Medali Kejuaraan Pencak Silat Majapahit Heroes Fighting Competition 2023

Menurutnya, meski proses pembuatan obat Covid-19 dari senyawa ini membutuhkan waktu yang cukup lama setidaknya satu tahun.

Dan harus dilalui karena pihaknya tidak ingin mengeluarkan produk yang tidak teruji secara ilmiah.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.