Minggu, 21 Jun 2026 00:41 WIB

5 SMK di Lamongan Produksi Baju Hazmat untuk APD Paramedis Covid-19

Para siswa lima SMK di Lamongan produksi baju hazmat untuk APD paramedis Covid-19
Para siswa lima SMK di Lamongan produksi baju hazmat untuk APD paramedis Covid-19

jatimnow.com - Puluhan siswa SMK di Lamongan memproduksi alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat pesanan RSU dr Soetomo untuk paramedis yang merawat pasien Virus Corona (Covid-19).

Sedikitnya ada lima SMK yang berpartisipasi, mulai dari SMKN 2 Lamongan, SMKN Kalitengah, SMKN Sarirejo, SMKN Sambeng dan SMK NU 2 Kedungpring. Para siswa yang berpartisipasi itu merupakan siswa SMK Jurusan Tata Busana.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Terimakasih sudah membantu meringankan beban para petugas medis di RSU dr Soetomo," ungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi sensitifitas para siswa SMK di Lamongan itu, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, kontribusi siswa-siswi SMK di Lamongan ini sangat berarti. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, APD begitu terbatas dan langka di Indonesia.

"Sebelumnya ada SMA/SMK lain yang juga memproduksi hand sanitizer dan bilik screening untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kalau ditanya perasaan saya seperti apa, saya sangat bangga dan terharu dengan cara mereka menujukkan aksi solidaritasnya," ungkap Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Meski dibuat oleh siswa SMK, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa quality control produk tetap diawasi oleh RSU dr Soetomo sehingga baju hazmat tersebut aman dan nyaman untuk digunakan.

"Siswa SMK hanya tinggal menjahitkan saja, sementara bahan disediakan Pemprov Jatim dan sementara didedikasikan untuk RSU dr Soetomo," tuturnya.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Kebanggaan akan kontribusi siswa-siswi SMK asal Lamongan ini juga diunggah Khofifah di Instagram pribadi miliknya @khofifah.ip. Unggahan itu mendapat respon positif dari para warganet.

"Terimakasih anak-anakku siswa-siswi SMK Jurusan Tata Busana di Lamongan. Pokoknya dua jempol buat kalian semua," tulis Gubernur Khofifah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.