Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Penyelundupan 200 Butir Pil Diduga Ekstasi ke Lapas Porong Digagalkan

Penyelundupan 200 butir pil diduga ekstasi ke Lapas Porong digagalkan
Penyelundupan 200 butir pil diduga ekstasi ke Lapas Porong digagalkan

jatimnow.com - Sipir Lapas Kelas I Surabaya di Porong berhasil menggagalkan upaya penyelendupan 200 butir pil diduga ekstasi ke dalam Lapas Porong, Sidoarjo.

Penggagalan itu dibenarkan Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono. Laporan dari Kalapas Porong Tonny Nainggolan bahwa penggagalan itu dilakukan sekitar pukul 18.10 Wib, Senin (31/3/2020).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ratusan butir diduga ekstasi itu dibawa seorang pengunjung bernama Angga Udayana, warga Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Dia memasuki area Lapas Porong dengan membawa barang dalam bentuk paket.

"Dia mengaku akan menitipkan pakaian untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bernama Yosua Tri Setiawan dan Robi Sapto Priyadi, keduanya warga Putat Jaya C Timur, Surabaya," ujar Krismono, Selasa (31/3/2020).

Karena gerak-geriknya mencurigakan, petugas penjaga pintu utama (P2U) meminta Angga untuk masuk ke portir. Petugas pun mengunci pintu I dan II dilanjutkan dengan memeriksa barang bawaan yang dibawa Angga melalui mesin X-Ray.

Penyelundupan 200 butir pil diduga ekstasi ke Lapas Porong digagalkanPenyelundupan 200 butir pil diduga ekstasi ke Lapas Porong digagalkan

Pada mesin X-Ray itu, petugas melihat bungkusan mencurigakan. Paket yang berisi sweater baru itu pun digeledah.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Ternyata di dalam lipatan sweater berwarna biru tua itu terdapat dua bungkusan plastik berisi pil yang diduga narkotika," jelas Krismono.

Petugas P2U kemudian melapor ke Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Porong. Dilanjutkan koordinasi dengan Polsek Porong. Pihak lapas lalu menyerahkan Angga dan barang bukti kepada polisi.

Karena ulahnya hendak menyelundupkan pil berwarna merah muda itu, kedua WBP yang diduga terlibat kejadian tersebut yaitu Yosua dan Robi diperiksa secara intensif.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Saat ini keduanya diletakkan di sel isolasi sambil menunggu penyidikan lebih lanjut dari kepolisian," tutur Kalapas Porong, Tonny.

Kakanwil memberikan apresiasi dan menyatakan akan memberikan reward kepada petugas yang berhasil menggagalkan aksi terlarang tersebut.

"Ini menjadi bukti bahwa kami tidak pernah main-main dengan peredaran gelap narkotika," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.