Senin, 15 Jun 2026 15:31 WIB

Diapit Zona Merah Corona, Kota Probolinggo Gencar Semprot Disinfektan

Penyemprotan disinfektan di Kota Probolinggo gunakan water cannon
Penyemprotan disinfektan di Kota Probolinggo gunakan water cannon

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo dan Polres Probolinggo Kota serta TNI gencar melakukan aksi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Selain melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan water cannon, kegiatan pencegahan penyebaran juga dilakukan dengan pengecekan penumpang bus di Terminal Bayuangga dan stasiun kereta api.

Baca Juga: Golkar Jatim Siapkan Kegiatan Sambut Ramadan, Pengurus Daerah Wajib Tahu

"Water cannon sengaja diterjunkan untuk melakukan penyemprotan disenfektan di sepanjang jalan protokol di wilayah Kota Probolinggo," kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambariyadi Wijaya, Selasa (31/3/2020).

Jalan protokol di Kota Probolinggo yang dilakukan penyemprotan disinfektan adalah Jalan dr Moh Saleh, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Dr Sutomo, Jalan A Yani, Alun-alun Kota Probolinggo, Jalan Agus Salim, Jalan KH Mansyur, Jalan Trunojoyo dan Jalan Suroyo.

"Kegiatan ini dilakukan untuk memutus mata rantai peyebaran Virus Corona. Selain itu warga diharap juga menjaga jarak atau social distancing," ujar dia.

Baca Juga: Menkes Perkirakan Pandemi Covid-19 Berubah jadi Endemi

Polisi juga melakukan pemeriksaan penumpang bus di Terminal Bayuangga dan stasiun kereta api.

"Diharapkan Virus Corona dapat ditekan. Kami bersama Pemkot Probolinggo dan TNI terus bersinergi," tegasnya.

Sekda Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati mengatakan pihaknya bersama forkopimda gencar melakukan pencegahan karena kawasan ini merupakan wilayah transit dan diapit oleh dua wilayah yang saat ini masuk zona merah Virus Corona yakni Kabupaten Jember dan Lumajang.

Baca Juga: Mencicipi Kuliner Legendaris di Kediri, Soto Ayam Bok Ijo Wajib Dicoba

Data dari Pemkot Probolinggo pada Senin (30/3/2020), jumlah ODP di Kota Probolinggo mencapai 112 orang dan PDP 2 orang.

"Kami melakukan ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran Virus Corona," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.