Minggu, 21 Jun 2026 13:04 WIB

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Omset Penjual Jamu di PIOS Meningkat

Penjual jamu di PIOS
Penjual jamu di PIOS

jatimnow.com - Meningkatnya masyarakat untuk mengkonsumsi minuman kesehatan berbahan ramuan tradisional (empon-empon) dirasakan oleh salah seorang penjual jamu keliling yang berjualan di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS).

Menurut penjual jamu bernama Darni itu, dirinya mengalami kenaikan 50 persen semenjak masyarakat mengetahui jika minuman berbahan empon-empon dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saya jualan jamu terdiri dari beras kencur, kunir, temu lawak dan sinom. Saya jual gelasan dan botolan. Harga per gelas Rp 3 ribu, kalau per botol Rp 8 ribu," kata Darni yang berasal dari Solo, Jawa Tengah itu saat ditemui, Senin (30/3/2020).

Ia menjelaskan, untuk bahan pembuatan jamu dari empon-empon dirinya mengaku tidak kesulitan karena semua bahannya tersedia lengkap di PIOS.

"Di PIOS ini tempatnya. Mau cari empon-empon model apa saja ada," ujar pedagang yang telah 10 tahun berjualan jamu di PIOS itu.

Dalam menjalankan bisnisnya, Darni melakukan dua cara. Pertama, dengan cara menjajakan dagangannya dari blok satu ke blok lain.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sedang cara kedua, dengan menitipkan jamu dagangannya yang telah di kemas ke dalam botol 600 ml di warung-warung yang terdapat di PIOS.

"Saya sudah punya banyak pelanggan. Jadi tinggal mendatangi lapak-lapak mereka saja. Tapi banyak juga para pengunjung PIOS yang membeli jamu," jelas perempuan usia 43 tahun itu.

Dari jualan keliling, Darni menghabiskan 15 botol per hari. Sementara untuk minuman yang telah dikemas dalam botol yang dititip ke warung-warung rata-rata 100 botol per minggu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tapi sejak adanya Virus Corona (Covid-19) ini, dagangan saya memang ada peningkatan hampir separuh dari biasanya," tandasnya.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.