Selasa, 16 Jun 2026 14:26 WIB

Wabah Virus Corona

Pakai Drive Thru, Kendaraan Keluar Masuk Madura Disemprot Disinfektan

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau persiapan pos drive thru desinfektan di pintu masuk Suramadu sisi Bangkalan, Minggu (29/3/2020)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau persiapan pos drive thru desinfektan di pintu masuk Suramadu sisi Bangkalan, Minggu (29/3/2020)

jatimnow.com - Penyemprotan disinfektan drive thru di pintu keluar kawasan Madura mulai diberlakukan Minggu (29/3/2020) sore. Untuk pintu masuk kawasan Madura juga diberlakukan Senin (30/3/2020) sore.

Sementara pengecekan kendaraan dan penumpang sebelum pintu masuk Jembatan Suramadu dari Surabaya sudah dimulai sejak Kamis (26/3/2020). Kini setiap kendaraan yang keluar maupun masuk ke kawasan Madura harus disemprot desinfektasi untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Langkah ini dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim bersama jajaran forkompimda sebagai upaya berlapis pencegahan penyebaran Virus Corona di Madura. Sebab hingga hari ini, di Pulau Madura sudah tercatat satu kasus positif Covid-19, 309 orang dalam pemantauan (ODP) dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP).

"Langkah ini kita ambil supaya masyarakat mendapatkan pemeriksaan secara berlapis selain yang dilakukan di terminal kabupaten sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau persiapan pos drive thru desinfektan di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Bangkalan, Minggu (29/3/2020).

Semua kendaraan termasuk angkutan umum yang membawa rombongan juga dilakukan penyemprotan desinfektan. Seluruh penumpang diminta turun dicek suhu tubuh dan disemprot disinfektan di baju atau tas bawaan mereka.

"Mobil yang melintas langsung disemprot secara sensorik. Hal ini agar lebih efektif dan lebih cepat. Baik yang dari Surabaya akan ke Madura maupun sebaliknya. Lalu juga di pintu keluar masuk dari luar provinsi juga kita terapkan hal yang sama," papar Gubernur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama Jatim ini mengimbau agar masyarakat Madura yang merantau di luar Madura, khususnya Jakarta, Jateng, Jabar maupun daerah terjangkit lain, agar menunda mudik lebaran Idul Fitri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita imbau masyarakat yang sedang di Jakarta, mereka yang merantau, pelaku UMKM yang terdampak Covid-19, kami minta untuk kebaikan kita bersama, tetaplah tinggal di rumah. Kalaupun ingin kembali mudik, tundalah sampai Idul Adha atau saat wabah sudah berhenti penyebarannya," pintanya.

Menurutnya, tidak mudik atau menunda mudik lebaran menjadi solusi terbaik yang saat ini bisa diambil untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang kini menjadi bencana nasional nonalam.

Kalaupun sudah ada penduduk yang sudah terlanjur mudik ke daerah, maka Gubernur Khofifah meminta agar setiap RT RW setempat melakukan pendataan dan melakukan pemantauan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dan kami sudah meminta pemerintah kabupaten kota agar juga menyiapkan ruang-ruang observasi. Dan saya meminta kabupaten kota mulai bupati, camat, kepada desa dan forkopimda untuk melakukan tracing bagi mereka yang baru pulang dari daerah terjangkit untuk diobservasi selama 14 hari. Kami harap seluruh keluarga juga memaklumi langkah ini," ungkap Gubernur Khofifah.

Ia juga memastikan tidak ada lockdown di Madura. Hanya dilakukan tertib physical distancing pada jalan tertentu dan jam tertentu. Sebab lockdown adalah kewenangan pemerintah pusat.

Hingga Minggu (29/3/2020) sore, penyebaran Covid-19 di Jatim diketahui terdapat 90 orang dinyatakan positif, 336 orang dengan status PDP dan 5.071 orang berstatus ODP. Selain itu 13 orang dari total kasus positif dinyatakan sembuh dan 7 orang meninggal dunia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.