Minggu, 21 Jun 2026 10:09 WIB

Wabah Virus Corona

Pemprov Jatim Kerahkan SMA dan SMK Produksi Hand Sanitizer Massal

Pemprov Jatim Kerahkan SMA dan SMK Produksi Hand Sanitizer Massal
Pemprov Jatim Kerahkan SMA dan SMK Produksi Hand Sanitizer Massal

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memaksimalkan peran SMA double track dan SMK untuk memproduksi hand sanitizer atau cairan pencuci tangan secara massal. Hand sanitizer tersebut akan dibagikan kepada masyarakat.

"Meski nantinya dibuat massal tetapi komposisi dan cara pembuatannya tetap sesuai standar industri sehingga mutu dan kualitasnya tetap terjamin," ungkap Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu (28/3/2020).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Standar industri yang dimaksud Gubernur Khofifah yaitu terkait keamanan alkohol yang merupakan bahan baku utama pembuatan hand sanitizer. Dijelaskannya, alkohol yang digunakan merupakan alkohol dengan kategori food grade sehingga aman dan menghindari potensi keracunan.

Menurutnya, pelibatan siswa SMA/SMK se-Jawa Timur ini karena tingginya permintaan masyarakat di tengah pandemi wabah Virus Corona (Covid-19). Sementara di pasaran, barang tersebut langka dan sangat mahal.

Pemprov Jatim kerahkan SMA dan SMK produksi hand sanitizer massalPemprov Jatim kerahkan SMA dan SMK produksi hand sanitizer massal

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Gubernur Khofifah menambahkan, apa yang dilakukan siswa SMA/SMK ini sudah sewajarnya mendapat apresiasi. Sebab secara tidak langsung, mereka telah membantu pemerintah dalam melawan Covid-19.

"Sejumlah 79 SMA double track dan 92 SMK yang punya kompetensi farmasi dan kimia industri di Jawa Timur selain membuat hand sanitizer juga sabun antiseptik yang seluruhnya ditujukan dalam rangka memerangi pandemi Covid-19," tuturnya.

"Tadinya sendiri-sendiri, nah sekarang coba diorganisir oleh Pemprov Jawa Timur melalui dinas pendidikan agar kapasitas produksi dan kualitasnya bisa meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wahid Wahyudi menyebut, terkait bahan baku, Pemprov Jatim nantinya akan mensupport penuh kebutuhan bahan baku berupa alkohol.

"Sumber dana berasal dari dana BOS, BPOPP serta CSR. SMA double track dan SMK yang berkompetensi di bidang farmasi dan kimia industri dalam membuat produk ini dipandu guru yang kompeten," tandas Wahid.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.