Kamis, 18 Jun 2026 03:28 WIB

Driver Ojol asal Bogor Meninggal di Ngawi, Evakuasi Gunakan APD

Driver ojol asal Kota Bogor dievakuasi petugas dengan alat pelindung diri (APD) ke RSUD dr Soeroto, Ngawi
Driver ojol asal Kota Bogor dievakuasi petugas dengan alat pelindung diri (APD) ke RSUD dr Soeroto, Ngawi

jatimnow.com - Seorang driver ojek online (ojol) beridentitas Kota Bogor, Jawa Barat mendadak pingsan di sebuah warung Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jumat (27/3/2020). Setelah dievakuasi ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Informasi pingsannya pria berusia 38 tahun itu akhirnya sama ke telinga petugas medis. Mereka kemudian menuju TKP dan mengevakuasi jasad korban menggunakan alat pelindung diri (APD).

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Sesuai aturannya memang begitu. Apalagi ketika melihat KTP-nya dari zona merah (Bogor). Petugas wajib menggunakan APD," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi, Endah Pratiwi, Jumat (27/3/2020).

Menurut Endah, korban saat itu melintas di Ngawi dengan tujuan ziarah ke makam istrinya di Madiun.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Tapi di tengah jalan tiba-tiba korban pingsan. Setelah makan, korban kejang kemudian tak berapa lama korban muntah," jelasnya.

Dari situlah warga melapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi yang langsung menerjunkan petugas menggunakan mobil ambulans ke lokasi. Setelah itu korban dirujuk ke RSUD dr Soeroto Ngawi dan dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Diduga korban tidak sadarkan diri hingga meninggal dunia," tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di IGD RSUD dr Soeroto Ngawi, korban tak sadarkan diri dengan tensi darah yang cukup tinggi. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih belum diketahui.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.