Rabu, 17 Jun 2026 18:28 WIB

5 Positif Corona Magetan Bersaudara dengan Pasien Meninggal di Solo

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Bupati Magetan, Suprawoto menyebut jika lima warga Magetan yang positif Virus Corona merupakan saudara dari pasien yang meninggal dunia di Solo karena menderita Covid-19.

"Dari hasil tracking Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan, kelima orang tersebut adalah saudara dari pasien yang meninggal di Solo karena Covid-19," katanya, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga: Indonesia Bergabung dengan GAVI, Siap Donasi USD30 Juta

Baca juga: Positif Corona di Jatim Jadi 51 Orang, Penambahan Terbanyak di Magetan

Menurutnya, hal ini bisa terjadi karena saat korban pertama dari Magetan meninggal semua keluarga berkumpul dan berada di dalam satu area.

"Jadi mulai korban itu meninggal semua berkumpul menjadi satu. Sampai ada tahlilan begitu. Makanya mereka juga terkena," jelas Suprawoto.

Untuk warga Magetan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Virus Corona telah diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sudono Madiun. Begitu juga dengan ketujuh orang yang masuk di pasien dalam pengawasan (PDP).

"Semua dirawat di RSUD dr Sudono. Karena memang RSUD dr Sayidiman Magetan belum bisa," terang dia.

Baca Juga: Bank Jatim Terima Penghargaan Jatim Bangkit Awards, Supporting Pemulihan Dampak Pandemi

Bupati Suprawoto meminta untuk warga yang sempat bersinggungan dengan para pasien yang terkonfirmasi positif Virus Corona untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Saya minta dengan sangat untuk melakukan isolasi mandiri agar tidak menyebar," harapnya.

Termasuk ke 50 orang yang terindikasi menjenguk atau melakukan aktivitas bersama dengan 2 pasien suami istri yang juga terkonfirmasi positif.

Baca Juga: Kontribusi Petrokimia Gresik Mendukung Jatim Bangkit Mendapat Apresiasi

"Mari kita jaga bersama Magetan biar tidak ada korban berikutnya," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut penambahan 10 orang terkonfirmasi positif Virus Corona itu berasal dari Kabupaten Magetan sebanyak 5 orang, Kota Surabaya sebanyak 2 orang, di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 2 orang dan di Kota Malang ada 1 orang.

"Seluruh tambahan Covid-19 yang positif total di Jawa Timur menjadi 51 orang," tegas Khofifah, Selasa (24/3/2020).

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.