Sabtu, 20 Jun 2026 14:10 WIB

Wabah Virus Corona

Kadin Imbau Pelaku Usaha di Surabaya Gunakan Pemesanan Online

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, M Ali Affandi
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, M Ali Affandi

jatimnow.com - Para pelaku usaha di Kota Pahlawan diimbau untuk tidak panik dalam menghadapi penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Kadin Surabaya percaya bahwa pemerintah telah, sedang, dan akan terus melakukan upaya terbaik dalam menghadapi Covid-19," ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, M Ali Affandi, Senin (23/3/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dengan diperpanjangnya masa darurat Covid-19 hingga 29 Mei 2020, Kadin Surabaya berharap adanya peningkatan peluang transaksi konsumsi online ritel barang, kuliner, produk UMKM dan pelaku usaha rentan yang mengandalkan pendapatan harian seperti PKL.

"Social distancing tetap dilakukan, sebisa mungkin stay at home. Namun ekonomi tetap bisa bergerak dengan pemesanan berbagai produk lewat online. Kami berharap pelaku usaha membekali tenaga pengiriman produk dengan standar keselamatan diri yang memadai," ujarnya.

Menurutnya, kewaspadaan atas wabah ini harus ditingkatkan namun warga tetap tidak boleh panik. Aktivitas bisnis bisa tetap dilakukan secara normal dengan tetap waspada dan menjaga perilaku hidup sehat. Kebersihan lingkungan kerja juga harus dipastikan agar pengusaha dan karyawan terhindar dari penyakit.

"Dunia usaha juga bisa mulai mengatur flexible working arrangement (FWA), work from home, dengan mengatur shift kerja karyawan. Apabila kegiatan usaha diharuskan untuk bertatap muka dengan orang lain maka penggunaan alat pelindung diri dan menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain menjadi wajib dilakukan," terang Andi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kadin Surabaya juga akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan elemen pelaku usaha di Surabaya dan perbankan dalam melakukan pemetaan pelaku usaha yang butuh restrukturisasi kredit.

Dalam situasi sulit saat ini, Kadin Surabaya juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk bisa menjaga ketersediaan barang sehingga mampu menstabilkan harga-harga terkait selama masa darurat.

"Kadin Surabaya juga berpesan, jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan dalam situasi ini. Seperti mengambil untung yang tidak rasional untuk sejumlah komoditas dan barang yang diperlukan masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, justru dalam situasi seperti saat ini para pelaku usaha harus menunjukkan rasa solidaritasnya dengan turut menjaga perekonomian.

"Mari jaga ekonomi kita. Tetap gerakkan perekonomian dengan mematuhi semua protokol pencegahan Covid-19," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.