Rabu, 17 Jun 2026 23:00 WIB

Rekam Cewek Mandi di Surabaya, Apoteker asal Madiun Dipolisikan

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Demi menuruti sensasi saat nafsu seksualnya memuncak, Hadi justru berurusan dengan polisi. Pemuda 20 tahun asal Madiun itu ditangkap setelah terbukti merekam aktivitas mandi dua cewek, teman kerjanya sendiri di Surabaya.

Hadi ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di Jalan Klampis Aji, Surabaya, setelah mendapat laporan dari korban kedua yang direkam Hadi saat mandi di dalam sebuah apotek di wilayah Rungkut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Pelaku dan korban ini satu kerjaan. Mereka apoteker salah satu apotek di Surabaya," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Minggu (22/3/2020).

Arief menjelaskan, aksi itu dilakukan tersangka Hadi pada awal Februari 2020. Saat itu tersangka sedang piket malam dan hendak mengepel dan bersih-bersih tempat kerjanya.

Saat itu, korban pertama hendak pamit mandi di kamar mandi apotek itu. Mengetahui korban pertama mandi, muncullah niat jahat tersangka. Aktivitas bersih-bersih ia tinggalkan dan menuju kamar mandi.

Tersangka lalu mengambil ponsel yang berada di sakunya. Ia mengarahkan kamera ponselnya ke ventilasi kamar mandi dan merekam aktivitas korban pertama yang saat itu sedang mandi.

"Tersangka merekam aktivitas mandi korban pertama sebanyak dua kali," tambah Arief.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah itu, para hari berikutnya, tersangka melakukan aksi serupa kepada korban kedua dengan modus yang sama. Namun saat tersangka memasukkan ponsel ke ventilasi kamar mandi, korban kedua mengetahuinya.

"Saat korban teriak menanyakan siapa yang ada di depan kamar mandi, tersangka pura-pura berteriak yang sama," jelas Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Setelah berteriak, tersangka panik dan berlari ke bagian depan apotek untuk menghapus rekaman aktivitas mandi korban kedua itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Korban sempat memeriksa ponsel tersangka tetapi tidak ada rekaman tersebut. Dari itu korban melapor ke pimpinannya," tambahnya.

Dari laporan itu, pimpinan mengumpulkan semua karyawan dan akhirnya aksi tersangka terbongkar hingga dilaporkan ke Mapolrestabes Surabaya.

Dihadapan penyidik, tersangka mengaku nekat melakukan aksi tersebut hanya untuk koleksi di ponselnya. Dia terobsesi lantaran sering menonton film-film porno.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.