Rabu, 17 Jun 2026 05:14 WIB

Khofifah Dorong Wali Kota Surabaya Renegoisasi Pasar Turi

  • Penulis :
  • | Jumat, 04 Mei 2018 15:21 WIB

jatimnow.com - Calon gubernur di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong renegosiasi antarpihak terkait agar persoalan Pasar Turi Surabaya cepat terselesaikan.

"Kasihan ini para pedagang sejak Pasar Turi kebakaran di tahun 2012 masih belum bisa menempati gedung yang baru," ujarnya, usai bertemu dengan para pedagang di Tempat Penampungan Sementara Pasar Turi Surabaya, Jumat (4/5/2018).

Terdata sejak peristiwa kebakaran di tahun 2012, dari total 3.784 pedagang, sebanyak 999 di antaranya masih berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).

"Mereka mengaku sudah melunasi angsuran di gedung Pasar Turi yang baru dibangun pasca kebakaran. Tapi ketika bangunan baru itu sudah jadi, para pedagang ini masih diminta membayar denda yang nilainya puluhan sampai ratusan juta," ucap mantan Menteri Sosial ini.

Sebanyak 999 pedagang yang menolak membayar denda itupun sampai sekarang memilih bertahan berjualan di tempat penampungan sementara. Mereka menolak membayar karena denda yang diminta dirasa mengada-ada.

Khofifah menilai negara harus hadir untuk menyelesaikan persoalan ini. Terlebih, lanjut dia, keberadaan Pasar Turi sebelum terbakar tak hanya menjadi roda ekonomi bagi Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, melainkan juga bagi Indonesia Timur.

"Perputaran ekonomi yang sangat besar dari keberadaan para pedagang di Pasar Turi harus dipertahankan terus berputar. Makanya persoalan ini harus segera diselesaikan," tuturnya.

Karena Pasar Turi merupakan aset Pemerintah Kota Surabaya, Khofifah mendorong Wali Kota setempat untuk melakukan renegosiasi dengan pihak perusahaan pengelola gedung yang baru dan para pedagang.

"Ini bukan soal sistem 'build-operate-transfer' pengelolaan gedung Pasar Turi yang baru, melainkan persoalan pedagang dengan pihak swasta pengelola gedung yang baru ini penyelesaiannya harus direnegosiasi, yang diupayakan oleh Pemerintah Kota Surabaya," ucapnya.

Khofifah berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak akan mengikuti Pilkada Jatim 2018, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni mendatang, diusung oleh koalisi partai politik Demokrat, Golkar, Hanura, PPP, PAN dan Nasdem.

Pilkada Jatim 2018 juga diikuti oleh pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, yang diusung oleh koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra.


Editor: Budi Sugiharto
Sumber: Antara

Baca Juga: MK Tolak Gugatan Paslon 01, Sugiri Sancoko-Lisdyarita Menangkan Pilbup Ponorogo

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.