Rabu, 17 Jun 2026 13:35 WIB

Wabah Virus Corona

Polisi di Kota Pasuruan Bantu Dindik Bagikan Modul untuk Siswa

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 18 Mar 2020 13:42 WIB
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander saat memberikan modul untuk panduan para siswa belajar di rumah
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander saat memberikan modul untuk panduan para siswa belajar di rumah

jatimnow.com - Seluruh siswa sekolah di Kota Pasuruan diminta belajar di rumah untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid 19). Untuk membantu proses belajar para siswa di rumah, dinas pendidikan dan polisi membagikan modul, Rabu (18/3/2020).

Salah satu perkampungan yang dituju Dinas Pendidikan Kota Pasuruan dan Polres Pasuruan Kota yaitu Perumahan Tembokrejo Indah, Kota Pasuruan.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Ini dalam rangka memastikan anak-anak kita belajar di rumah. Juga untuk memberikan modul sebagai sarana pembelajaran tambahan," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander.

Menurut Dony, sebagai bentuk suport pengawasan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, pihaknya akan menugaskan Bhabinkamtibmas untuk membantu tugas guru di setiap sekolah.

"Alhamdulillah, hasil pengecekan kami, para pelajar yang kita survei, semua belajar di rumah. Selain kita beri modul ke orangtua untuk pengawasan para guru nanti dibantu bhabinkamtibmas," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan Mualif Arif menyebut bahwa selama para murid belajar di rumah, para guru tetap melakukan tugas sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Kami membagikan modul dan melakukan pengawasan bersama polisi dan bekerjasama dengan orangtua, agar anak tetap belajar. Para Guru ini juga menyiapkan soal untuk pembelajaran via daring," papar Mualif.

Adapaun pembelajaran dengan sistem daring ini memanfaatkan aplikasi chating WhatsApp (WA).

"Para wali murid ini sudah ada grup WA-nya. Guru-guru ini memanfaatkan hal itu untuk memberikan soal untuk dikerjakan para murid," ungkapnya

Baca Juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

Sedangkan untuk modul penunjang pembelajaran, Mualif memastikan jika mulai hari ini modul tersebut didistribusikan langsung oleh para guru dan dibantu polisi ke rumah masing-masing siswa.

"Secara total, sekolahan SD baik negeri ataupun swasta, ada sekitar 20.000 unit. Sedangkan SMP ada 10.000. Semuanya diberi modul," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.