Selasa, 16 Jun 2026 20:18 WIB

Wabah Virus Corona

RS Unair: Stok APD dari Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya Mencukupi

Juru bicara Satgas Corona RS Unair, dr Alfian Nur Rosyid (dua dari kiri)
Juru bicara Satgas Corona RS Unair, dr Alfian Nur Rosyid (dua dari kiri)

jatimnow.com - Alat pelindung diri (APD) yang digunakan Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair) untuk penanganan wabah Virus Corona atau Covid-19 pada pasien telah mencukupi.

Itu ditegaskan oleh juru bicara (Jubir) Satgas Corona RS Unair, dr Alfian Nur Rosyid, Sp.P, FAPSR.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Alhamdulillah masih cukup. Kami dapat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kota. Kemarin dapat kiriman. Beberapa hari lalu rumah sakit juga dapat kiriman," katanya saat dihubungi jatimnow.com, Selasa (17/3/2020).

Ia menyebut, selama ini pihaknya melaporkan ke dinas kesehatan baik provinsi maupun kota tentang APD. Terdiri dari Gown Cover All, Masker N95, Surgical Masker, dan Kacamata goggle serta sarung tangan dan sepatu boot.

"Jadi kita update terus ke dinas. Tadi saya ditelpon cukupnya berapa maka dinas membantu kita," ujarnya.

"Jadi supportnya pemerintah kota dan provinsi sangat bagus untuk menyediakan APD. Amati di lapangan, petugas kita gunakan APD kan," imbuhnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Ia menjelaskan, pihak petugas RS Unair dalam penanganan Virus Corona menggunakan APD sesuai standar yang berlaku.

"Kita tidak mau pelayanan standar petugas tidak menggunakan APD. Kalau sampai tidak aman maka beresiko terhadap diri sendiri," lanjutnya.

Untuk jumlah stok APD di RS Unair?

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Jumlah itu mengalir. Artinya pagi sama sore updatenya beda. Alhamdulillah tidak pernah kekurangan. Jumlah cukup, kami tidak bisa menyebut karena sesuatu yang dinamis," terangnya.

"Sehari pemberian obat tiga kali maka petugas harus ganti tiga kali. Fix nya berapa tidak bisa. Tekniknya kapan diperlukan maka dipakai," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.