Senin, 15 Jun 2026 12:23 WIB

DLH Pastikan Pembangunan Tower di Ngrupit Ponorogo Langgar Prosedur

Kepala DLH Ponorogo, Sapto Djatmiko
Kepala DLH Ponorogo, Sapto Djatmiko

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut jika pembangunan tower (menara) telekomunikasi 3 (Tri) di Dusun Tenggang, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo yang ditolak oleh warga diketahui jika prosedurnya salah.

Kepala DLH Ponorogo, Sapto Djatmiko mengatakan pembangunan di Desa Ngrupit sendiri belum ada rekomendasi dari DLH maupun Dinas PU PR.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga : Warga Tolak Pembangunan Tower Telekomunikasi di Desa Ngrupit Ponorogo

Ia menyebut, jika di lokasi telah ada pondasi maka yang salah adalah yang membangun menara telekomunikasi itu karena belum ada izin.

"Prosedurnya salah. Seharusnya menunggu rekom kesesuaian tata ruang dulu baru membuat pembangunan," tegasnya, Jumat (13/3/2020).

Dijelaskannya, proses izin dari dinas perizinan membuat surat rekomendasi ke beberapa dinas. Yaitu Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU PR) dan Dinas Lingkungan Hidup.

Untuk Dinas PU PR tentang izin set plane atau keseuaian tata ruang sedangkan dari DLH tentang izin lingkungan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Jika sudah ada dari dua dinas nantinya ke Online Side Submision atau disingkat OSS. Nah kalau sudah ada OSS baru boleh mendirikan tower," jelasnya.

Diketahui untuk izin pendirian menara telekomunikasi selama 2019 di Ponorogo ada 211. Jumlah tersebut yang sudah mendapatkan rekom dari OSS. Untuk 2020, diketahui ada 4 pengajuan pembangunan tower telekomunikasi dan ada 2 pengajuan yang belum keluar rekomendasinya.

"Yang belum keluar itu di Kelurahan Purbosuman maupun di Desa Ngrupit," pungkasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sebelumnya, warga Desa Ngrupit mendemo balai desa karena menolak pembangunan tower (menara) telekomunikasi 3 (Tri).

Dalam aksinya, belasan warga yang melakukan demo membawa banner bertuliskan 'Kami Warga yang Terdampak Menolak Pendirian Tower di Sini'.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.