Sabtu, 20 Jun 2026 12:02 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Penyemprotan Disinfektan di Masjid Istiqlal

Presiden Jokowi meninjau pembersihan Masjid Istiqlal, Jumat (13/3). (Republika/Sapto Andiko Condro)
Presiden Jokowi meninjau pembersihan Masjid Istiqlal, Jumat (13/3). (Republika/Sapto Andiko Condro)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses pembersihan Masjid Istiqlal, Jumat (13/3/2020).

Pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan cairan disinfektan secara menyeluruh ke ruang utama masjid. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit virus corona (Covid-19) di ruang publik, termasuk masjid sebagai tempat ibadah.

Baca Juga: Kaesang Dicurhati Warga Kota Malang: Minta Sertifikat Rumah hingga Pekerjaan

Jokowi tiba sekitar pukul 09.10 Wib didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Fachrur Razi, serta Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Setibanya di Masjid Istiqlal, Jokowi langsung berkeliling ruang salat utama dan terlihat memberikan instruksi kepada jajarannya.

Berdasarkan informasi dari pengurus Masjid Istiqlal, ibadah salat tidak akan menggunakan karpet untuk sementara waktu. Hal itu untuk memudahkan proses pembersihan secara berkala.

Setelah sekitar 15 menit meninjau, presiden pun meninggalkan lokasi. Rencananya, presiden juga akan meninjau proses pembersihan di Bandara Soekarno Hatta siang nanti.

Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh 15 personel Palang Merah Indonesia (PMI), enam personel Kesdam Jaya, enam personel Gegana, enam personel Kodim Jakarta Pusat, dan dua personel KAI Daops I. Seluruhnya mengenakan pakaian hazmat saat melakukan pembersihan.

Pembersihan itu dilakukan di tengah proses renovasi masjid Istiqlal. Renovasi Masjid Istiqlal sudah dilakukan sejak Mei 2019 lalu.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Flyover Juanda Besok, Simak Jalur Alternatif

Pengerjaan renovasi kompleks masjid termasuk pembangunan taman dan lahan parkir yang lebih luas. Faktor ramah lingkungan pun dipertimbangkan dengan menambah panel tenaga surya sebagai salah satu sumber listrik.

 

Baca Juga: Komentar La Nyalla Soal Presiden Boleh Kampanye: Itu kan Pendapat Jokowi

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.