Selasa, 16 Jun 2026 11:38 WIB

Ini Kriteria Pemimpin Idaman Warga Sidoarjo Menurut Survei ITS-JTV

ITS dan JTV membeberkan hasil survei untuk Pilbup Sidoarjo 2020
ITS dan JTV membeberkan hasil survei untuk Pilbup Sidoarjo 2020

jatimnow.com - Tim ITS dan JTV merilis hasil surveinya untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Sidoarjo 2020. Selain membeberkan elektabilitas para calon bupati, survei ini juga menyampaikan kriteria pemimpin yang paling diinginkan atau diidamkan warga, Kamis (12/3/2020).

Kriteria pemimpin yang paling diinginkan warga Sidoarjo adalah jujur dan tidak korupsi. Disusul kapasitas menyelesaikan beberapa persoalan seperti ekonomi, lingkungan, pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Dalam surveinya itu, ITS dan JTV juga menunjukkan Bakal Calon Bupati Gus Muhdlor (Ahmad Muhdlor Ali) memiliki elektabilitas tertinggi di Pilkada Sidoarjo 2020. Itu berdasarkan hasil survei yang menggunakan metodologi sampling morgan dengan sampel 360 populasi, Gus Muhdlor dipilih 15 atau 88 persen dari responden.

Kemudian disusul oleh Nur Ahmad Syaifudin atau Cak Nur di posisi kedua dengan 7,22 persen. Kemudian Sulamul Hadi Nurwawan atau Gus Wawan di posisi ketiga dengan 3,47 persen. Lalu BHS atau Bambang Haryo, Mas Iin atau Ahmad Amir Aslichin, Mas Amig atau Bahrul Amig, Mas Kelana atau Kelana Aprilianto, Khoirul Anam dan Agung Sudiyono.

Meski secara elektabilitas menempati posisi pertama, dalam daftar popularitas Gus Mudhlor tidak lebih dikenal dari Cak Nur. Cak Nur menempati posisi pertama dengan 50,56 persen. Sedangkan Gus Mudhlor hanya 49,17 persen di posisi kedua.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

Pakar Statistika sekaligus Tenaga Ahli Tim Survei Pilkada ITS, Agnes Tuti Rumiati mengatakan, hasil berbeda antara popularitas dan elektabilitas bisa dijelaskan dari posisi Cak Nur yang menjadi Wakil Bupati Sidoarjo dan kini menjabat sebagai Bupati Sidoarjo.

"Sepak terjangnya yang sudah dijalankan selama kepemimpinan beliau sudah bisa dibaca masyarakat. Sedangkan yang, Gus Mudhlor misalnya, itu belum terbaca. Kalau Cak Nur sudah lebih terbaca. Masyarakat sudah bisa menentukan, menilai, kepemimpinan beliau," ujar Agnes di Surabaya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Ia menjelaskan, hasil survei ini masih bisa berubah. Sebab pilkada masih beberapa bulan lagi. Cak Nur sebagai bakal calon petahana memiliki peluang besar dalam menggeser posisi Gus Mudhlor. Sebab masih ada 68,06 persen responden yang belum memutuskan pilihan pada Cak Nur.

"Masih tinggi. Perlu ada effort besar lagi untuk Cak Nur. Merayu lagi. Tetapi sekarang menjadi lebih jelas. Saat jadi wakil bupati, kesempatan eksisnya lebih rendah dari bupatinya. Seringkali walaupun misalnya Cak Nur orangnya hebat, tapi kalau tampilnya kecil, kan tidak terbaca oleh masyarakat. Ini perlu digenjot lagi. Bagaimana mempromosikan dirinya. Kalau beliau (sekarang) punya peluang menjadi bupati lebih tinggi," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.