Rabu, 17 Jun 2026 21:58 WIB

Warga Tolak Pembangunan Tower Telekomunikasi di Desa Ngrupit Ponorogo

Aksi demo warga yang menolak pembangunan tower telekomunikasi di Ponorogo
Aksi demo warga yang menolak pembangunan tower telekomunikasi di Ponorogo

jatimnow.com - Warga Dusun Tenggang, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo melakukan aksi demo di Balai Desa Ngrupit, Kamis (12/3/2020).

Aksi itu dilakukan terkait pembangunan tower (menara) telekomunikasi 3 (Tri) yang dibangun di Desa Ngrupit.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dalam aksinya, belasan warga yang melakukan demo membawa banner bertuliskan 'Kami Warga yang Terdampak Menolak Pendirian Tower di Sini'.

"Kami melakukan demo karena ingin pembangunan tower (menara) telekomunikasi di kampung kami dihentikan," kata salah satu warga, Suyono.

Ia menyebut, warga takut dengan berdirinya tower tersebut mengakibatkan adanya gangguan kesehatan karena terpapar radiasi.

"Yang utama radiasi itu mengganggu kesehatan kita," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Warga menyesal karena pembangunan tower telekomunikasi tidak melibatkan warga. Bahkan pembangunan telah mulai dilakukan dengan pengecoran dan bahan bangunan yang telah ditumpuk di lokasi.

Ia menyebut, aksi penolakan ini murni dilakukan warga karena alasan kesehatan dan bukan kompensasi.

Kepala Desa Ngrupit, Suherman mengaku akan memanggil kembali perusahaan yang membangun tower telekomunikasi itu.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Ia menjelaskan jika pihak perangkat desa mengizinkan pembangunan tower telekomunikasi karena pihak pembangunan telah menyertakan izin dari warga lingkungan.

"Ada sebagian warga yang menolak. Untuk itu kami akam memediasi dengan mempertemukan pihak perusahaan dengan warga yang menolak tersebut. Sudah ada kok. Saya memegangnya juga surat itu," kata Suherman.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.