Minggu, 14 Jun 2026 22:14 WIB

Cerita Unik Dokter Corona, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center

Ketua Tim Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr. Corona Rintawan
Ketua Tim Muhammadiyah Covid-19 Command Center, dr. Corona Rintawan

jatimnow.com - Dokter spesialis emergency Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan, dr Corona Rintawan menyebut jika namanya tidak ada hubungan dengan terpilihnya dirinya sebagai Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center.

Tim itu dibentuk oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam menanggulangi virus Corona yang tengah mewabah.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Muhammadiyah Bentuk Tim Dipimpin dr Corona

"Ceritanya kedua orangtua saya sepakat apabila nama anak-anaknya sesuai dengan urutan huruf Alphabet. Saya empat bersaudara, kakak pertama saya bernama Arjoelinda, kakak kedua Bhimasakti, kemudian saya anak ketiga Corona dan adik saya Dravierna," jelas Corona, Rabu (11/3/2020).

Dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang itu berkisah jika sewaktu dirinya lahir ayahnya sempat bingung mencari nama yang bagus berawalan huruf C.

"Katanya beliau sampai mencari referensi kemana-mana. Maklum nama dengan awalan huruf C bagi masyarakat kita itu kan tidak mudah," ucap dokter berusia 45 tahun ini.

Baca Juga: Muhammadiyah Kota Kediri Gelar Salat Id di Stadion Brawijaya Besok, Ini Imam dan Khotibnya

Meski telah mengumpulkan sekian nama yang berawalan dengan huruf C, namun ayah Corona ternyata masih belum sreg hingga akhirnya ayah Corona melihat sebuah mobil keluaran Toyota.

"Tahun 70-an Toyota Corona katanya menjadi mobil yang populer. Viral lah kalau bahasa sekarang," ujar ayah dua anak ini.

Dirasa sreg, ayah Corona lantas mencari tahu apa arti dari kata Corona tersebut. Setelah bertanya kesana kemari sang ayah kemudian menemukan jawaban bahwa Corona diambil dari nama salah satu rasi bintang di langit selatan Corona Australis atau Corona Austrina yang berarti mahkota selatan.

Baca Juga: Kapan Lebaran 2026? PWM Jatim Instruksikan Cabang Siapkan Idul Fitri

"Jadi makna Corona adalah mahkota. Nah, sekarang jadi tahu kan arti nama saya," kata dia.

Meski begitu, dirinya tidak menampik jika virus Corona yang saat ini menjadi trending topik membuat beberapa temannya, terutama yang berprofesi sebagai dokter terkadang iseng menggodanya.

"Adalah beberapa yang iseng. Kalau pas ketemu mereka bilang nah ini dia virusnya," tandasnya lalu tertawa.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.