Minggu, 14 Jun 2026 11:25 WIB

Uang Rp 45 Ribu Milik Mbah Hawati Dicuri, Kok Tega Sih

Mbah Hawati mendorong gerobaknya di jembatan Ngagel pada Rabu (13/11/2019) (Foto: Fajar Mujianto-jatimnow.com)
Mbah Hawati mendorong gerobaknya di jembatan Ngagel pada Rabu (13/11/2019) (Foto: Fajar Mujianto-jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar buruk menimpa Mbah Hawati (65) pendorong gerobak dagangan keliling di Surabaya. Gerobak dagangannya diobok-obok maling, hingga uang di dalamnya raib.

Aksi pencuri itu terekam kamera CCTV yang terpasang di masjid dalam gang Dinoyo, Surabaya. Video rekaman CCTV itu akhirnya beredar di sejumlah grup WhatsApp.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dari video berdurasi 33 detik yang dilihat jatimnow.com, seorang pria berkaus biru bercelana panjang gelap menghampiri gerobak Mbah Hawati yang terparkir di halaman masjid.

Baca juga: 

Pria berperawakan tinggi besar itu kemudian mengobok-obok gerobak Mbah Hawati dan mengambil sesuatu yang langsung dimasukkan ke dalam saku kanan celananya.

Pencuri uang Mbah Hawati terekam kamera CCTV salah satu masjid di Dinoyo, SurabayaPencuri uang Mbah Hawati terekam kamera CCTV salah satu masjid di Dinoyo, Surabaya

Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (10/3/2020) saat Mbah Hawati hendak menunaikan Salat Dhuhur di masjid tersebut. Namun Mbah Hawati baru mengetahui jika uangnya hilang dicuri pada Rabu (11/3/2020) saat dirinya keliling berjualan seperti hari-hari biasanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Video rekaman CCTV itu tersebar di sekitar warga, termasuk teman saya yang bekerja di salah satu toko roti di sana," kata Bejo, kepada jatimnow.com.

Bejo kembali membeberkan cerita temannya itu bahwa Mbah Hawati mengaku kehilangan uang Rp 45 ribu hasil dagangannya. Namun Mbah Hawati tidak mengetahui jika uangnya itu hilang dicuri seseorang.

"Pas ditanya temenku, Mbah Hawati mengaku kehilangan uang Rp 45 ribu pas selesai Salat Duhur di masjid itu. Tapi dikiranya hilang karena jatuh. Pas video rekaman CCTV dilihatkan, Mbah Hawati baru tahu kalau uangnya hilang dicuri," papar Bejo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun, lanjut Bejo, Mbah Hawati tidak melapor ke polisi dengan pertimbangan jumlah uangnya yang dicuri hanya sedikit.

Mbah Hawati adalah penjual keliling yang tinggal sendirian di kawasan Ngagel, Surabaya. Setiap hari, ia mendorong gerobak berisi gorengan, kerupuk dan buah-buahan, mulai dari rumahnya menuju Darmo Kali hingga Dinoyo.

Dia sudah berjualan keliling selama 25 tahun dengan keuntungan antara Rp 30-50 ribu setiap hari. Meski tubuhnya rentah, ia tetap bersemangat berdagang keliling mulai pagi hingga pukul 16.00 Wib.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.