Sabtu, 20 Jun 2026 10:53 WIB

Cegah Corona di Surabaya, Wastafel Portable Dipasang di Fasilitas Umum

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 09 Mar 2020 11:16 WIB
Pemasangan wastafel portable di tempat publik di Surabaya
Pemasangan wastafel portable di tempat publik di Surabaya

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah memasang 50 wastafel portable di puluhan titik lokasi yang menjadi fasilitas umum (fasum) dalam upaya pencegahan virus corona.

"Sudah ada 50 unit wastafel portable yang dipasang. Termasuk di pasar yang menjadi tempat fasilitas publik. Salah satu pasar yang telah dipasang wastafel portable adalah Pasar Pucang Surabaya," kata Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Ia menyebut jika 50 wastafel portable yang terpasang di beberapa titik fasilitas umum itu akan bertambah setiap harinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami sudah pesan 100 unit baru dan akan dipasang di semua fasilitas publik termasuk kecamatan dan kelurahan," terangnya.

Terutama di sekolahan, setiap sekolah harus memiliki lebih dari satu wastafel.

"Beberapa sekolah sudah ada wastafel di depan kelas masing-masing. Supaya mereka menggunakannya tidak antre panjang," jelasnya.

Selain itu, Iman memastikan, pihaknya akan terus mencari tempat strategis lain agar warga Surabaya membiasakan cuci tangan sesering mungkin dimana pun dan kapanpun mereka berada. Bahkan dalam sehari, petugas dari DPRKP-CKTR bisa memasang lebih dari 10 unit wastafel.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Proses pengerjaannya cepat karena portable. Hanya memasang selang dan pipa saja. Kemudian diarahkan ke saluran air terdekat," terang dia.

Nantinya, lanjut Iman, wastafel ini akan dipasang secara permanen untuk titik-titik lokasi strategis sehingga bisa berjangka panjang dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat.

Oleh karena itu, ia berharap, agar warga bisa menjaga diri masing-masing melalui cara yang paling sederhana seperti cuci tangan.

"Kepedulian dan kemandirian masyarakat yang akan sangat membantu upaya pencegahan dan penanganan musibah mewabahnya virus corona. Percuma disediakan wastafel kalau tidak digunakan secara semestinya," papar dia.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Di samping itu, pihaknya juga berharap, upaya pemkot seperti ini dapat juga dilakukan oleh pengelola bangunan seperti mal, perkantoran, pusat perbelanjaan dan berbagai tempat keramaian lainnya untuk memfasilitasi bahkan menambah lebih banyak lagi wastafel.

"Diharapkan ada inisiatif dari pengelola bangunan untuk mengadakan sendiri fasilitas ini. Jadi biar sama-sama berupaya menjaga," tuturnya.

Terakhir, Iman berpesan kepada masyarakat, agar dapat menjaga bersama-sama wastafel ini dengan baik. Menggunakan sebaik mungkin fasilitas ini dan ikut menjaganya.

"Jadi kita bisa memanfaatkan wastafel ini sebaik mungkin. Semua untuk kebaikan warga Surabaya," pungkas dia.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.