Selasa, 23 Jun 2026 12:49 WIB

Buntut Pipa PDAM di Sekitar Purimas Surabaya Kena Tiang Pancang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 08 Mar 2020 19:46 WIB
Perbaikan pipa PDAM di sekitar perumahan Purimas, Gunung Anyar, Surabaya
Perbaikan pipa PDAM di sekitar perumahan Purimas, Gunung Anyar, Surabaya

jatimnow.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada akan fokus untuk penyelesaian permasalahan aliran air yang mati akibat pengerjaan proyek tiang pancang di sekitar perumahan Purimas, Gunung Anyar, Surabaya.

Untuk proses hukum terhadap pihak kontraktor yang menyebabkan kerusakan pipa PDAM berdiameter 1000 milimeter, Direktur Utama (Dirut) PDAM Mujiaman mengaku belum memikirkannya.

Baca Juga: Perumda Air Minum Surya Sembada Siagakan Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

"Pertama, kita ingin cepat menyelesaikan. Tapi kita belum intensif berkomunikasi dengan siapa yang mengerjakan proyek. Nanti kalau tindakan hukum, nyari dulu, siapa yang mengerjakan, mana izinnya segala macam, tentu juga suatu proses panjang tersendiri," tegasnya, Minggu (8/3/2020).

Apakah pihak proyek sudah berkordinasi dengan PDAM? Mujiaman menegaskan sama sekali tidak ada kordinasi. Tapi pihaknya pernah mendengar jika pemilik proyek punya peta lokasi.

"Seharusnya secara formal, masyarakat yang mau memanfaatkan ruang bawah tanah itu seharusnya berkomunikasi. Karena apa, sangat-sangat berbahaya. Kalau air, paling banter (kencang) kan mengganggu masyarakat. Tapi kalau yang lain, listrik bisa konslet. Apalagi kalau gas, bisa menimbulkan bahaya lebih besar," jelasnya.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada, Mujiaman 

"Jadi, ini kesadaran masyarakatnya harus kita ingatkan, bagaimana pemanfaatan ruang bawah tanah harusnya dipersyaratkan, yaitu notice rilis saya sebutnya, atau bahwa di situ membebaskan atau clear gitu," tambah Mujiaman.

Baca Juga: PDAM Surabaya Galakkan Indonesia Asri Saat Bersih Sungai Kalimas

Ada berapa pelanggan yang terdampak?

"Kalau diperkirakan, saya yakin ada 180 ribu. Untuk berapa hari mati, itu ada Sabtu dan Minggu, itu yang full. Kalau hari Jumat tidak," ungkapnya.

Berapa kerugian PDAM?

"Pendapatan PDAM dalam satu hari itu sampai Rp 2 Miliar. Tapi yang terpenting itu masyarakat," kata dia mencontohkan.

Baca Juga: Surabaya Gangguan Air Malam Ini, Simak Areanya

Ia menjelaskan jika pipanya bocor karena sebelumnya tiang pancang panjang yang masuk ke tanah sedalam 4 meter namun gagal, kontraktor mengira ada batu.

"Mereka kemudian memberikan pemecah batu yang kekuatannya 120 ton," tandasnya.

Ia sekali lagi mengaku jika belum mengetahui proyek pengerjaan di sekitar Masjid As Salam atau di persil perumahan tersebut yang mengakibatkan ribuan pelanggan PDAM terdampak.

Pihak Purimas belum bisa terkonfirmasi terkait peristiwa itu.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.