Rabu, 17 Jun 2026 05:08 WIB

Dispendik Surabaya Buka Suara Soal Guru Honorer Sakit Pendarahan Otak

Eko Sumantoyo dirawat di RS Haji Surabaya
Eko Sumantoyo dirawat di RS Haji Surabaya

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menegaskan bahwa mantan guru honorer SDN Kertajaya I di Surabaya, Eko Sumantoyo yang sakit pembekuan darah di otak telah menerima penanganan. Dan Eko diberhentikan agar para siswa tidak terganggu belajarnya.

"Berarti dia tidak bisa mengajar. Kalau tidak bisa mengajar kan kasihan muridnya, maka harus dicarikan ganti supaya muridnya tetap pintar," kata Kadispendik Kota Surabaya, Supomo saat dihubungi jatimnow.com, Minggu (8/3/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga: 

Supomo mengakui bahwa Eko Sumantoyo telah diberhentikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SDN demi kelancaran belajar para murid.

"Karena pembayaran menggunakan uang BOS (Bantuan Operasional Sekolah), maka dia harus dinoaktifkan dulu. Yang menonaktifkan adalah kepala sekolah karena kewenangan penggunaan BOS itu kepala sekolah," terangnya.

Supomo menjanjikan Eko Sumantoyo bisa bekerja kembali bila kondisi kesehatannya sudah membaik.

"Nanti dia sehat, akan kita carikan (kerja). Jadi melihatnya harus dari berbagai sudut. Jangan dilihat gurunya saja tapi bagaimana muridnya, kalau muridnya tidak diajar," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menegaskan telah memberikan bantuan terhadap keluarga Eko Sumantoyo. Tim dari Dispendik juga sudah menjenguk Eko di Rumah Sakit Haji Surabaya.

"Jadi melihatnya dari berbagai sudut. Haknya siswa bagaimana untuk mendapatkan pelajaran," kata Supomo sekali lagi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menjelaskan di mana pun kerja, bila tidak masuk otomatis tidak dibayar.

"Jangankan tidak masuk, kita terlambat saja gaji dipotong," ungkap Supomo.

Eko Sumantoyo tinggal bersama istri dan kelima anaknya di rumah warisan, Manyar Sabrangan. Eko saat ini dirawat di RS Haji. Rumah Eko di Manyar sangat tidak layak huni karena atapnya banyak yang bocor saat hujan.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.