Rabu, 17 Jun 2026 14:38 WIB

Kisah Menyedihkan dari Seorang Guru Honorer SD Negeri di Surabaya

Siti Syamsiyah menjaga suaminya yang terbaring sakit di rumahnya
Siti Syamsiyah menjaga suaminya yang terbaring sakit di rumahnya

jatimnow.com - Di balik nama harum Kota Surabaya, muncul sebuah kisah yang sangat memilukan dari keluarga seorang pendidik alias guru.

Seorang guru honorer SDN di Surabaya terkulai tak berdaya karena sakit yang menurut informasinya mengalami pembekuan darah di otak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Guru itu adalah Eko Sumantoyo. Bapak 5 anak itu tidak lagi bisa mengajar karena sudah diberhentikan dari sekolahnya.

Informasi soal penderitaan guru honorer yang tinggal di Manyar itu beredar luas, termasuk diterima redaksi jatimnow.com, Minggu (8/3/2020).

Dari informasi yang beredar di grup WhatsApp itu, kartu BPJS miliknya tidak berlaku sejak Eko dikeluarkan dari tempatnya mengajar sejak 4 bulan lalu.

Informasinya dia diberhentikan dikarenakan tidak boleh banyak izin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Keadaan rumahnya yang rusak dan jika hujan maka atapnya mengalami kebocoran 

Keluarga guru honorer yang pernah mengajar di sejumlah SD Negeri ini memang dari keluarga tidak mampu. Sang istri mencoba membantu ekonomi keluarga dengan dengan menjadi pengupas bawang di Pasar Manyar.

Siti Syamsiyah juga membuka warung kecil di depan rumah dengan menjual kebutuhan rumah tangga. Kedua pekerjaan itu dilakoninya dengan mendapatkan penghasilan Rp 50 ribu per hari.

Dari informasi yang beredar, anak kandungnya yang pertama adalah Ancola, mahasiswa semester 5 di UW Jombang (perkuliahan hanya Sabtu dan Minggu).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia membantu orangtuanya dengan menjadi pengemudi ojek online motor dengan penghasilan Rp 70 ribu per hari.

Untuk anak kedua bernama Dicky. Adalah pelajar di kelas XII SMAN.

Kemudian Maufal pelajar di kelas VI dan Khairinniswah Adzrafijanna Aishwarya yang masih TK kelas A serta anak angkat yang bernama Fitriyatul yang sekolah di MTSN.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.