Sabtu, 06 Jun 2026 20:21 WIB

Pasar Wisata Kuliner di Banyuwangi, Bupati Anas: Mendongkrak Ekonomi

Festival Pasar Wisata Kuliner Arabian Street Food di Banyuwangi
Festival Pasar Wisata Kuliner Arabian Street Food di Banyuwangi

jatimnow.com - Geliat pasar wisata kuliner di Kabupaten Banyuwangi terus ditingkatkan. Masing-masing pasar menyajikan kekhasan jajanannya.

Pasar yang melibatkan para pedagang setempat itu, merupakan inovasi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat lokal.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Di tengah kelesuan ekonomi, kita perlu terus berinovasi untuk menggerakkan berbagai sektor. Pasar kuliner ini adalah salah satu cara untuk mendongkrak ekonomi lokal di masing-masing desa," kata Bupati Abdullah Azwar saat membuka Festival Pasar Wisata Kuliner Arabian Street Food, Banyuwangi, Sabtu (29/2/2020) malam.

Saat ini, tak kurang ada 19 pasar kuliner yang tersebar di berbagai kecamatan dengan waktu yang berbeda-beda.

Setiap pasar tak kurang dari 40 pelapak menjual aneka jajanan. Hal ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.

"Contohnya di Pasar Jajanan Olehsari. Awalnya hanya ada 40 penjual, sekarang sudah tumbuh menjadi 78 penjual. Perputaran uangnya pun meningkat. Bisa mencapai Rp 40-50 juta," ujar Anas.

Pasar jajanan di Olehsari sendiri, buka setiap Sabtu dari pukul 17.00 hingga 20.00 Wib. Beberapa pasar wisata kuliner lain juga menunjukkan progres yang cukup baik.

Arabian Street Food (Arasfo), misalnya, menjadi salah satu destinasi kuliner yang lagi naik daun. Pasar ini menyajikan aneka makanan khas Timur Tengah yang setiap pekannya dipadati pengunjung.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Setelah diubah jadi malam minggu, alhamdulillah pengunjungnya semakin ramai. Pembelinya juga semakin banyak," ungkap Saleh, salah satu penjual nasi kebuli.

Pasar wisata di Arasfo sendiri awalnya digelar tiap Kamis sore hingga malam. Kini diubah setiap Sabtu dengan jam yang sama, pukul 16.00 - 22.00 Wib.

Selain beberapa pasar yang disebut itu, juga ada beberapa pasar wisata lainnya yang juga tak kalah menarik. Di antaranya adalah Pasar Wit-witan di Alasmalang, Kecamatan Singojuruh yang buka setiap Minggu pagi.

Pecinan Street Food di kawasan Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi yang menyajikan aneka kuliner khas masyarakat Tionghoa.

Ada pula Pasar Kampung Kopat di Boyolangu, Pasar Seni dan Jajanan Rakyat Banyuwangi (Pasjari) di Temenggungan dan Pasar Kuliner Porobungkil di Rejosari yang dibuka tiap Sabtu sore hingga malam hari.

Baca Juga: Transformasi Layanan Kuliner Lokal, Se’Indonesia Buka Drive-Thru di Surabaya

Anas berpesan kepada setiap pengelola senantiasa menjaga kebersihan, kualitas dan kemasannya.

"Saat ini, makan bukan sekadar makan. Sudah jadi life style. Sebelum makan difoto dulu. Jadi perlu terus dijaga kebersihan, kualitas dan penyajiannya," pesan Anas.

Sementara itu, perlu juga diketahui bagi pecinta kuliner yang belum sempat berkunjung langsung ke berbagai pasar wisata kuliner tersebut, kini dapat memesannya secara langsung. Pemkab Banyuwangi telah meluncurkan aplikasi berbasis mobile apps yang bertajuk Nja-jan.

"Dari aplikasi ini, bisa pesan berbagai kuliner yang ada di masing-masing pasar. Tinggal pilih dan siap diantar ke tempat pemesan," pungkas Anas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.