Sabtu, 20 Jun 2026 03:29 WIB

Buru Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Palsu, Polisi Disebar ke 4 Kota

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Mei 2018 13:22 WIB
AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) dan AKP Tinton Yudha Riambodo.
AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) dan AKP Tinton Yudha Riambodo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

jatimnow.com - Setelah mengendus keberadaan para pencatut nama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung menyebar anggota. Setidaknya ada 4 kota yang mereka tuju. 
 
"Kami mensinyalir para pelaku bersembunyi di empat kota. Jakarta, Cianjur, Kendari dan Makassar. Tim gabungan sudah kami kirim kesana," sebut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Tinton Yudha Riambodo, Kamis (3/5/2018). 
 
Tim gabungan ini, dipimpin oleh Ipda Tio Tondy. Dia membawa 5 personil dalam pengejaran tersebut. Pengejaran itu dilakukan menyusul laporan sejumlah korban yang mengaku dihubungi beberapa nomor mengatasnamakan AKBP Antonius Agus Rahmanto dan ajudannya. 
 
 
Tinton menambahkan, dari data yang dihimpunnya, sedikitnya ada 8 korban yang melapor telah ditipu Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak palsu tersebut. "Dua dari Surabaya, sisanya luar kota. Kerugian ratusan juta rupiah," sambungnya. 
 
Saat ditanya bagaimana para penipu itu memperdaya korbannya? Tinton memaparkan jika para pelaku menelpon nomor korban dan mengaku sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Dalam teleponnya itu, pelaku mengatakan meminta sumbangan kepada untuk keperluan sertijab (serah terima jabatan). 
 
"Jadi para pelaku beraksi sebelum sertijab kemarin berlangsung," beber Tinton. Lanjutnya, setelah korban percaya, penipu yang mengaku sebagai ajudan kapolres akhirnya meneruskan aksinya, hingga korban mengirimkan sejumlah uang yang diminta. 
 
 
Sebelumnya, AKBP Antonius Agus Rahmanto menyampaikan bakal memburu para penipu yang mencatut namanya itu kemanapun dan dimanapun.
 
Sebab selama ini, dirinya tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun, kepada siapapun untuk keperluan apapun. 
 
"Dugaan kami, ini adalah kelompok penipu profesional. Kami sinyalir, pelakunya merupakan sindikat penipu antar pulau," tandas Tinton.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.