Kamis, 18 Jun 2026 07:37 WIB

Cerita Pemilik Rumah di Ponorogo Lolos Tertimpa Rumahnya yang Ambruk

Supriyanto di depan rumahnya yang ambruk
Supriyanto di depan rumahnya yang ambruk

jatimnow.com - Sebuah rumah yang berada di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo ambruk, Rabu (26/2) dini hari.

Beruntung dalam peristiwa tersebut, Supriyanto (64), yang tinggal sendiri di rumah tersebut sempat melarikan diri hingga tidak menjadi korban.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Supriyanto diketahui tidak mempunyai istri. Hanya ada adiknya yang tinggal di Kecamatan Babadan. Kini, pria yang berprofesi sebagai penjahit di Jalan Thamrin, Ponorogo itu terpaksa tidur di depan rumahnya yang ambruk.

"Ambruknya rumah sejak Rabu dini hari," kata Supariyanto, Kamis (27/2/2020).

Ia menjelaskan, sebelum rumahnya ambruk saat itu hujan mengguyur. Di bagian belakang dan tengah rumahnya terdengar suara seperti runtuh.

"Saya langsung lari ke depan. Tak lama ambrol tapi Alhamdulilah saya selamat," terangnya.

Meski rumahnya ambruk, ia mengaku tidak mau pindah karena tempat tinggalnya itu memiliki banyak kenangan. Selain itu, dirinya beralasan tidak ingin merepotkan keluarganya.

Senada, adik korban yang bernama Hariadi membenarkan jika kakaknya itu tidak mau pindah rumah.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kakak saya tidak mau pindah. Sudah saya ajak berkali-kali tapi tetap tidak mau. Meski rumahnya ambrol, ini pun tidak mau diajak pindah," katanya.

Petugas Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo Kota dan Baznas turun ke lokasi untuk membantu membangun rumah permanen korban.

"Kami ke sini untuk cek lokasi. Rumahnya tidak layak huni karena terlalu lama tidak renovasi," kata Lurah Mangkujayan, Hariana.

Pihaknya telah koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Dari hasil koordinasi, disarankan untuk mengajukan bantuan ke Baznas.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Alhamdulillah hari ini sudah direalisasi dan kami sudah berusaha semaksimal mungkin," terangnya.

Perwakilan dari Baznas, Luhur Karsanto menjelaskan akan melakukan pembangunan rumah secara permanen.

"Untuk dana dari Baznas ada sekitar Rp 20 juta. Lain-lainnya kami ingin menghidupkan gotong royong dari warga sekitar," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.