Selasa, 16 Jun 2026 02:07 WIB

Kisah Pilu Korban Investasi Sapi Perah asal Luar Pulau Jawa

Korban investasi sapi perah asal Luar Jawa di penampungan korban di Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo
Korban investasi sapi perah asal Luar Jawa di penampungan korban di Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo

jatimnow.com - Kasus penipuan investasi sapi perah yang dilakukan oleh tersangka GS dan dua rekannya menyisakan cerita sendiri bagi beberapa korban dari luar pulau Jawa. Mereka terpaksa datang ke Ponorogo untuk memperjuangkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

"Awalnya manis-manis janjinya, tapi ternyata pahit. Uang saya ditilap. Saya investasi sampai Rp 200 juta," kata Masriful, salah satu korban dari Palembang, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Masriful menambahkan, dia tertarik berinvestasi sejak tiga tahun lalu dan selama itu apa yang dijanjikan tersangka GS berjalan lancar. Dia mengaku menerima Rp 2,3 juta setiap bulan.

Hanya saja, dua bulan lalu penghasilan Rp 2,3 juta itu mulai ngadat. Tersangka GS berlasan bahwa ada kemacetan dari CV Tri Manunggal Jaya (TMJ). Atas dasar itu, Masriful nekat ke Ponorogo melalui jalur laut.

"Saya sama 8 orang dari Palembang ke sini karena ada surat edaran dari TMJ. Ada sistem yang eror itu kita curiga. Karena tiga tahun tidak ada kendala sama sekali, baik program, manajemen maupun profit kepada mitra," jelasnya.

Baca juga:

Dan benar, investasi yang dikelola CV Tri Manunggal Jaya ternyata tidak mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan investasi itu kemudian ditangani Satreskrim Polres Ponorogo dengan menyeret tiga tersangka dan penyitaan sejumlah aset milik CV tersebut.

"Kaget dan terpukul. Ya karena dulu awalnya menyakinkan," ungkap Masriful saat ditemui di tempat penampungan korban investasi sapi perah di Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Transaksi Saham di Wilayah OJK Kediri Capai Rp3,63 T, Naik 113,28 Persen

Dia mengaku sempat dua kali diajak ke peternakan sapi milik CV Tri Manunggal Jaya di Tulungagung, Bandung maupun Malang.

"Tapi ya saat di peternakan mitra tidak boleh tanya apapun. Tidak boleh tanya kerjasama dengan pabriknya gimana. Jadi yang tahu hanya TMJ saja dengan peternak maupun pabrik," jelasnya.

Dia mengaku jika kunjungan yang dimaksud seperti kunjungan edukasi. Mitra melihat peternakan, berapa sapi yang dihasilkan. Namun tentang program kemitraan tidak dibeberkan. Tersangka GS yang menjadi motor investasi itu tersebut bahkan tidak pernah ikut.

"Kalau GS tidak pernah ikut. Tetapi kalau pertemuan di Jambi pernah ikut sekali," bebernya

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ketika ditanya sampai kapan tinggal di Ponorogo? Masriful mengaku masih akan menunggu sampai prosesnya jelas hingga ada pengembalian dana investasi yang sudah disetorkan.

"Karena pengalaman setiap kasus investasi, asetnya tidak pernah kembali kepada mitra. Itu yang kami takutkan. Makanya kami akan kawal sampai kapanpun," jelasnya.

Sementara korban dari Riau, Ruslan memilih pulang lebih dahulu lantaran sudah lama meninggalkan keluarga.

"Saya balik sekarang. Ini saya mau memberitahu korban-korban yang juga ikut investasi sapi perah yang melalui saya. Biar semua juga mengerti," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.