Minggu, 21 Jun 2026 01:45 WIB

Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri dari Jabatan PM Malaysia

PM Malaysia Mahathir Mohamad mengundurkan diri (Foto: Republika/ Wihdan)
PM Malaysia Mahathir Mohamad mengundurkan diri (Foto: Republika/ Wihdan)

jatimnow.com - Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad mengundurkan diri, Senin (24/2). Dia telah menjabat posisi tersebut selama dua periode pemerintahan Malaysia.

Dengan surat pengunduran dirinya, Mahathir Mohamad menjadi perdana menteri terlama sekaligus yang terpendek dalam periode kepemimpinan Malaysia.

Baca Juga: Pemkab Gresik Jamin Perlindungan Hukum Anak Pekerja Migran di Malaysia

Pada periode pertama, Tun memimpin berada di bawah Barisan Nasional (BN) dengan masa jabatan selama 22 tahun atau lima periode. Dia pemimpin Malaysia antara 16 Juli 1981 hingga 31 Oktober 2003 dalam usia 78 tahun.

Pada periode kedua, Mahathir kembali menjabat dengan dukungan koalisi Pakatan Harapan pada pemilihan umum 9 Mei 2018 dalam usia 92 tahun.

Jabatan ini kembali ke tangannya setelah jeda hingga 15 tahun pensiun dari dunia politik.

Pengunduran diri Mahathir ini terjadi sebelum tiga bulan peringatan menjabat untuk tahun keduanya. Keputusan tersebut pun terjadi setelah desas-desus koalisi akan kehilangan kekuasaan federal, bahkan sebelum dia menyelesaikan masa jabatan pertamanya.

Baca Juga: Tim Gabungan Pelajar Jatim Boyong 5 Penghargaan SEASO 2025 di Malaysia

Dikutip dari Malay Mail, selama dua hari muncul spekulasi kuat kalau partai politik yang dipimpinnya, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), keluar dari koalisi Pakatan Harapan. Mereka berniat membentuk pemerintahan baru dengan mitra koalisi baru.

Pada waktu yang hampir bersamaan berita pengunduran Mahathir Mohamad muncul, PPBM juga mengumumkan telah memutuskan menarik diri dari koalisi Pakat Harapan sejak Minggu (23/2).

 

Baca Juga: Survei Sun Life: Perempuan Indonesia Lebih Aman Secara Finansial

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

 
Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.