Selasa, 16 Jun 2026 23:13 WIB

Misteri Nominal Penjualan Lahan untuk Kantor PDIP Surabaya

PDI Perjuangan
PDI Perjuangan

jatimnow.com - Nominal penjualan lahan yang sedianya untuk Kantor PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya di Jalan Pandegiling, masih misterius. Semua 'kompak' mengaku lupa mengenai angka pastinya yang tertera di akta jual beli.

Jamhadi yang pernah menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Surabaya, berperan ikut memediasi penjualan lahan di Pandegiling, Surabaya, yang melibatkan Ketua DPC DPID Surabaya 2005-2010 Saleh Ismail Mukadar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Untuk hal itu sudah lama lupa Pak," jawab Jamhadi kepada jatimnow.com, Senin (24/2/2020).

Demikian pula Saleh Mukadar. Ia juga mengaku sudah lupa nominal jual beli lahan tersebut. Dengan dalih jual beli itu sudah lama.

"Saya lupa karena sudah lama," jawab Saleh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Baca juga:  

Keluarga mantan Ketua DPC DPIP Surabaya Whisnu Sakti Buana yang diklaim menerima uang penjualan pun buka suara. Diwakili oleh Jagad Hariseno, kakak kandungnya. Ia mengaku hanya menerima Rp 3 miliar. Sedangkan Saleh Mukadar menyebut angka Rp 4 miliar.

"Penjualan tanah lebih dari Rp 4 miliar dan semua diserahkan lewat Pak Jamhadi untuk diserahkan kepada Ketua DPC bukan kepada Keluarga almarhum Pak Tjip sehingga menjadi aneh bila kemudian dana itu diperlakukan sebagai warisan almarhum Pak Tjip," terang Saleh Mukadar kepada jatimnow.com secara tertulis, Sabtu (22/2/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Seno-sapaan akrab Jagad Hariseno memastikan keluarga dan ahli waris mendapatkan bagian Rp 3 miliar, bukan Rp 4,5 miliar seperti disebut Saleh Mukadar di dalam potingan Facebook.

"Yang saya tahu, yang jual tanah itu Bambang DH, Saleh Mukadar dan Pak Jamhadi. Dijual harga berapa, kami tidak tahu. Tapi keluarga kita memang sepakat untuk diberi. Yang kita terima itu Rp 3 miliar berupa cek. Saya terima bersama Bu Tjip waktu itu," jelas Seno, Jumat (21/2/2020).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.