Minggu, 14 Jun 2026 13:56 WIB

Bambang DH Bantah Terima Uang Penjualan Lahan Calon Kantor PDIP

Bambang Dwi Hartono
Bambang Dwi Hartono

jatimnow.com - Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH menyangkal menerima aliran uang dari hasil penjualan lahan yang sedianya untuk kantor partainya.

Ketika menjadi Calon Gubernur Jawa Timur di Pemilihan Gubernur Jatim tahun 2013, Bambang DH menegaskan tidak menerima uang atau bantuan dari keluarga mantan ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kalau ada statemen bahwa Whisnu atau keluarga Pak Tjip (Soetjipto mantan Sekjen DPP PDIP yang juga ayah kandung Whisnu) yang menyerahkan dana ke saya untuk pencalonan saya sebagai Gubernur Jatim tahun 2013 itu tidak benar," tulis Bambang DH kepada jatimnow.com, Sabtu (22/2/2020).

Baca juga:  

Sekali lagi Bambang yang pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PDIP ini menegaskan tidak pernah menerima dana dari keluarga Whisnu.

"Saya tidak pernah menerima dana itu, bisa dicek pembukuan di tim atau DPD, tidak pernah ada dana itu," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya, Jagad Hariseno kakak kandung Whisnu menegaskan, keluarga dan ahli waris Pak Tjip ini tidak menikmati uang hasil dari penjualan lahan di Pandegiling yang sedianya dibangun untuk kantor partai tersebut.

Sebab uang Rp 3 miliar diminta untuk pencalonan pasangan calon Gubernur Jatim Bambang DH-Said Abdullah Tahun 2013.

"Dan uang Rp 3 miliar itu dipakai Pak Bambang DH untuk kampanyenya di Pilgub. Ya kita berikan. Waktu itu, Rp 1,5 miliar dipakai kampanye di media yang ditangani oleh mas Adi Sutarwijono yang sekarang sebagai ketua DPC. Bisa dikonfirmasi untuk detailnya," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kata Seno, sisa Rp 1,5 miliar digunakan untuk dana saksi pilgub di Kota Surabaya sebesar Rp 800 juta dan Rp 700 juta dipakai Bambang DH kampanye di Surabaya sebanyak dua kali.

"Kekurangan dana saksi adalah dari ketua DPC. Kebetulan Whisnu terlibat untuk dan saksi itu," ungkapnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.