Rabu, 17 Jun 2026 02:47 WIB

Disebut Terima Dana Pembangunan Kantor, Politisi PDIP Ini Diam

Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono
Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono

jatimnow.com - Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono tidak mau menanggapi polemik dana pembangunan kantor partainya. Meski nama dia disebut-sebut menerima aliran dana sebesar Rp 1,5 miliar.

"Saya tidak mau komentar. Itu masalah internal kami," kata Adi Sutarwijono kepada jatimnow secara tertulis, Sabtu (22/2/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sebelumnya, Saleh Mukadar Ketua DPC PDIP Surabaya di era Wali Kota Bambang DH mempertanyakan dana pembangunan kantor DPC yang tidak pernah terwujud.

Baca juga:  

Whisnu Sakti Buana mantan Ketua DPC PDIP Surabaya yang sekarang menjabat Wakil Wali Kota Surabaya menegaskan bahwa, persoalan tersebut sudah terklarifikasi secara internal di partai pada tingkat Dewan Pimpinan Pusat-DPP PDI Perjuangan dan dinyatakan clear saat Bambang DH menjabat sebagai Ketua DPP PDIP.

Jagad Hariseno kakak kandung Whisnu Sakti Buana juga ikut berkomentar mengenai uang hasil penjualan lahan di Pandegiling yang rencananya akan dijadikan kantor DPC PDIP Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Keluarganya tidak pernah menerima uang tersebut, karena uang berupa cek itu diserahkan kembali untuk kepentingan Bambang DH yang maju sebagai calon gubernur di Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2013.

Kakak kandung Whisnu kepada media ini menegaskan, keluarga dan ahli waris Pak Tjip ini tidak menikmati uang hasil dari penjualan lahan di Pandegiling yang sedianya dibangun untuk kantor partai tersebut.

Sebab uang Rp 3 miliar diminta untuk pencalonan pasangan calon Gubernur Jatim Bambang DH-Said Abdullah Tahun 2013.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dan uang Rp 3 miliar itu dipakai Pak Bambang DH untuk kampanyenya di Pilgub. Ya kita berikan. Waktu itu, Rp 1,5 miliar dipakai kampanye di media yang ditangani oleh mas Adi Sutarwijono yang sekarang sebagai ketua DPC. Bisa dikonfirmasi untuk detailnya," bebernya.

Menurut Jagad Hariseno, sisa Rp 1,5 miliar digunakan untuk dana saksi pilgub di Kota Surabaya sebesar Rp 800 juta dan Rp 700 juta dipakai Bambang DH kampanye di Surabaya sebanyak dua kali.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.