Kamis, 18 Jun 2026 02:56 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Komitmen NasDem Usung Machfud Arifin: Tanpa Mahar hingga Pemenangan

Hasan Aminuddin (tiga dari kanan) bersama Machfud Arifin (dua dari kanan)
Hasan Aminuddin (tiga dari kanan) bersama Machfud Arifin (dua dari kanan)

jatimnow.com - Keputusan DPP Partai NasDem memberikan rekomendasi kepada Machfud Arifin sebagai calon wali kota dalam Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020 bukan tiba-tiba dan tanpa alasan. Rekomendasi itu dilakukan secara objektif dan rasional.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai NasDem Bidang Agama dan Masyarakat Adat Hasan Aminuddin saat menghadiri penyerahan rekomendari Partai NasDem kepada Machfud Arifin di Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan, Surabaya, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Keputusan bukan tiba-tiba dan asal merekom. Cukup objektif dan rasional. Mencari tokoh yang sudah pernah menjadi tokoh sebagai penyelenggara negara yudikatif, eksekutif, legislatif," tutur Hasan.

Baca juga:  Partai NasDem Pilih Machfud Arifin Bukan Tanpa Alasan

Hasan menilai, Machfud Arifin sebagai mantan Kapolda Jatim sudah memiliki banyak pengalaman. Apalagi Machfud bertujuan untuk mengabdi untuk Surabaya.

"Surabaya ini cermin dari Jatim. Majunya Jatim tergantung ibukotanya. Melakukan aksi menyejahterakan. Dan Pak Machfud sudah berpengalaman," lanjutnya.

Ketua DPD NasDem Surabaya Robert Simangunsong menyerahkan surat rekomendasi dari DPP NasDem kepada Machfud ArifinKetua DPD NasDem Surabaya Robert Simangunsong menyerahkan surat rekomendasi dari DPP NasDem kepada Machfud Arifin

Ia menambahkan, NasDem menilai sebuah keberhasilan menjadi indikator menerbitkan rekomendasi.

"Beliau (Machfud Arifin) tidak ingin menambah kekayaan. Ingin mengabdi. Seperti tadi beliau menyampaikan ayat Quran, bagaimana rezeki Allah yang beliau dapat, bermanfaat kepada orang lain, salah satunya menjadi wali kota," paparnya.

Anggota Komisi IV DPR RI periode 2019-2024 ini menyebut, NasDem berkomitmen mengusung Machfud Arifin di Pilwali Surabaya tahun ini. Salah satu buktinya yaitu rekomendasi tersebut diberikan tanpa mahar.

"NasDem berkomitmen, bukan basa basi. Komitmen lahir batin. Tiga kursi sangat berarti, memberikan rekomendasi tanpa mahar. Karena itulah diberikan kepada orang yang akan mengemban amanah," tambahnya.

Mantan Bupati Probolinggo dua periode ini juga memastikan bahwa NasDem akan melakukan gerakan untuk mendulang suara Machfud Arifin.

"NasDem mengajak untuk mengkavling di mana harus dioptimalkan, agar komitmen tidak hanya retorika, ada aksi gerakan nyata dalam rangka pemenangan," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Terkait bakal calon wali kota yang bakal mendampingi Machfud Arifin, Hasan menyebut bahwa NasDem menyerahkannya kepada pria asli Ketintang, Surabaya itu.

"Untuk wakil diserahkan ke Pak Machfud, tapi tetap harus dimusyawarahkan bersepakat, tidak boleh sepihak," tandasnya.

Terkait fanatisme pemilih di Surabaya pada pilwali sebelumnya, ia menyatakan bahwa pemilih di Kota Pahlawan ini akan ada pergeseran dan mencair.

"Akan ada pergeseran masyarakat dan pemilih. Semua pemilih cair, tidak ada ideologi fanatisme, tidak ada ke seseorang. Pemilih di Surabaya rasional," pungkas politisi asal Probolinggo ini.

Machfud Arifin bersama istrinya Lita Machfud ArifinMachfud Arifin bersama istrinya Lita Machfud Arifin

Di tempat yang sama, Ketua DPD NasDem Surabaya Robert Simangunsong usai memberikan surat rekomandasi kepada Machfud Arifin menyampaikan bahwa pengusungan Machfud Arifin sebagai calon wali kota merupakan hal yang tepat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, Machfud Arifin merupakan orang asli Kota Surabaya dan sosok yang berpengalaman sebagai pemimpin.

"Pak Machfud tahu keadaan kota ini, sampai dari pelosok beliau tahu kondisinya. NasDem menjatuhkan pilihan kepada Machfud, mulai dari ranting sampai pusat," paparnya.

Machfud Arifin mengamini hal itu. Dia mengaku mengerti betul tentang kondisi Jawa Timur apalagi Surabaya. Dia pun mengaku memang sudah ditakdirkan untuk mengabdi di Kota Surabaya.

"Ini kehendak Tuhan saya harus mengabdi. Saya sangat paham Surabaya. Mari membangun Surabaya lebih maju lagi," tambah Machfud Arifin.

Penyerahan rekomendasi itu juga juga dihadiri Ketua DPW Partai NasDem Sri Sajekti Sudjunadi, sejumlah pengurus DPP NasDem serta para pengurus lima partai pengusung Machfud Arifin.

NasDem menjadi partai keenam yang mengusung Machfud Arifin dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020. Sebab sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menyatakan mengusung Machfud Arifin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.