Kamis, 18 Jun 2026 09:15 WIB

Virus Corona Bikin Wanita Cantik ini Jual Masker Fiktif di Medsos

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dan Kasatreskrim Iptu Bima Sakti menunjukkan barang bukti
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dan Kasatreskrim Iptu Bima Sakti menunjukkan barang bukti

jatimnow.com - Wabah Virus Corona di Wuhan, China yang juga menyebar di beberapa negara, berimbas pada tingginya permintaan masker. Mahalnya harga masker itu rupanya menjadi peluang NL (25), wanita asal Tulungagung untuk melakukan penipuan.

Melalui akun Facebook, NL kemudian memosting bahwa dirinya bisa menyediakan masker dalam jumlah besar. Hal itu membuat RPS, warga Trenggalek tertarik membelinya. RPS kemudian mengirim pesan ke NL hingga komunikasi berlanjut ke WhatsApp (WA).

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Saat itu RPS memesan 400 boks masker dari NL dengan kesepakatan harga Rp 24 juta," terang Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Senin (17/2/2020).

Calvijn menjelaskan, pemesanan itu dilakukan RPS pada NL pada 2 Februari 2020. Setelah deal, NL meminta uang muka kepada RPS, sehingga sekitar pukul 18.00 Wib, RPS mentransfer uang Rp 11.400.000,- ke rekening NL.

Namun setelah RPS mentransfer uang tersebut ke NL, barang yang dibelinya tidak kunjung dikirim. Saat menanyakan ke NL, nomor WA-nya justru diblokir, begitu pula dengan masengger.

NL saat digiring di Mapolres TrenggalekNL saat digiring di Mapolres Trenggalek

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Setelah RPS menghilang, NL melaporkan ke kami," jelas Alumnus AKPOL Tahun 1999 ini.

Setelah mendapat laporan itu, Tim Satreskrim Polres Trenggalek dipimpin Kasatreskrim Iptu Bima Sakti kemudian melakukan penyelidikan. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, tim ini menangkap NL di rumahnya di Tulungagung.

Bersama NL disita sejumlah barang bukti 5 lembar screenshoot atau tangkapan layar percakapan akun Facebook NL dan RPS; 1 lembar tangkapan layar bukti transfer ke rekening BRI atas nama NL; 1 unit HP merk MITO A19 milik NL; 1 unit HP merk OPPO F9; 1 buku tabungan BRI milik NL dan 1 lembar ATM BRITAMA.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Tim kami juga menyita uang tunai sebesar Rp. 8.950.000,-," tambahnya.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa NL tidak memiliki stok masker seperti yang diposting dalam akun Facebook-nya. NL mengaku memposting penjualan masker lantaran pasti banyak orang yang tertarik membelinya. Sebab masker sedang dicari oleh semua orang menyusul antisipasi Virus Corona yang sedang terjadi.

"Kami jerat tersangka NL dengan Pasal 45A ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang Perubahan UU RI No. 11 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar," tandas Calvijn.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.