Minggu, 14 Jun 2026 20:47 WIB

Kembangkan Kawasan Bromo Tengger Semeru, Khofifah Ajak Dialog Warga

Gubernur Khofifah di kawasan Pasir Berbisik Bromo
Gubernur Khofifah di kawasan Pasir Berbisik Bromo

jatimnow.com - Rencana pengembangan kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan dialog di kawasan Pasir Berbisik Bromo, Sabtu (15/2/2020).

Gubernur Khofifah berdialog dengan para tokoh adat masyarakat Tengger, komunitas penyedia jeep, komunitas penyedia kuda, hingga sahabat gunung Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Baca Juga: Fenomena Bromo Bersalju Pertama di 2026 Hipnotis Wisatawan

Dengan menunggangi kuda karena bertepatan dengan Wulan Kapitu dimana kendaraan bermotor dilarang masuk kawasan wisata Bromo, Khofifah berdialog guna menyerap aspirasi atas terbitnya Perpres No 80 Tahun 2019.

"Wulan Kepitu ini suasana yang harmoni sekali, sekaligus menjadi pengingat bersama bahwa alam harus diberi ruang untuk recovery. Karena motor dan asap tidak boleh masuk ke area Pasir Berbisik Bromo, kita bisa menikmati kabut dan udara asli Bromo," kata Khofifah.

Sebagaimana tertuang dalam Perpres No 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan Jawa Timur, kawasan BTS menjadi salah satu kawasan prioritas pembangunan wisata di Jawa Timur. Wisata BTS digadang untuk menjadi wisata Bali baru di Indonesia.

Dialog dengan pemuka Suku Tengger dan masyarakatnya ini sudah digelar sejak semalam. Khofifah bersama Pemprov Jatim ingin agar dalam rencana pembangunan kawasan BTS, masyarakat juga dilibatkan dalam memberikan rekomendasi strategis.

"Untuk mendapatkan apa yang terbaik bagi masyarakat Tengger, supaya budayanya terjaga, alamnya terlindungi, dan masyarakat adat menjadi pemilik seputaran Bromo, tentu kita harus mendengar bagaimana masyarakat wilayah Tengger melihat pembangunan BTS ke depan, rekomendasi mereka ini menjadi masukan yang sangat strategis," ujarnya.

Ia menegaskan saat rapat dengan Kemenko dan berbagai kementerian saat roadshow Januari lalu, Pemprov Jawa Timur sudah menyampaikan jika pembangunan kawasan BTS melibatkan investor.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

Pemprov Jatim menawarkan ada sistem obligasi daerah. Dengan begitu 4 kabupaten kota yang menjadi penguat BTS harus menjadi pemilik kawasan BTS.

"Jika ada proses pembangunan yang menarik investor kami menawarkan ads skema obligasi daerah. Kita ingin 4 daerah yang ada di seputaran BTS harus menjadi pemilik dari kawasan BTS," tegasnya.

Persiapan pembangunan fisik di kawasan wisata BTS akan dilakukan tahun 2021 mendatang. Sedangkan untuk tahun ini dikebut untuk penyusunan perencanaan detailnya.

Salah satu ikon yang akan dibangun di kawasan wisata BTS adalah pembangunan kereta gantung. Maka titik mana dan respon masyarakat terkait daya dukung alam dan lingkungan harus didengarkan secara komprehensif.

Baca Juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

Petinggi Adat Tengger, Supoyo menyampaikan sejumlah rekomendasi masyarakat Tengger dalam rangka perencanaan pembangunan kawasan wisata BTS.

Poinnya, masyarakat Tengger ingin menjadi pelaku dan bukan sebagai hanya sebagai penonton.

"Untuk jeep dan motor masyarakat Tengger mengusulkan agar diusulkan dibuat track khusus lereng gunung. Jadi tidak masuk ke tengah pasir. Sementara pasir berbisik hanya untuk kuda. Ini untuk mengembalikan landscape pasir seperti dulu," kata Supoyo.

Tidak hanya itu, untuk kereta gantung mereka mengusulkan agar rutenya dibuat dari puncak B29 kemudian dilanjut ke B30 dan kemudian baru ke Bromo. Serta mereka juga mengusulkan agar SMK Pariwisata di Sukapura dikembangkan.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.