Rabu, 17 Jun 2026 22:18 WIB

Dor! Polisi Tembak Mati Bandar Sindikat Narkoba Malaysia-Surabaya

AKBP Memo Ardian (kiri) bersama Iptu Eko Julianto, Iptu Kennardi dan Iptu Yudhi Triananta Syaeful Mamma (kanan) di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya
AKBP Memo Ardian (kiri) bersama Iptu Eko Julianto, Iptu Kennardi dan Iptu Yudhi Triananta Syaeful Mamma (kanan) di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya

jatimnow.com - Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali menembak mati bandar narkoba, Jumat (14/2/2020) malam. Bandar ini ditembak pada bagian dada lantaran menyerang polisi dengan senjata tajam saat disergap.

Bandar narkoba itu bernama Mustofa Ali Al Faris (24), asal Pasuruan. Ia disergap Tim Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya yang dipimpin Kanit Iptu Eko Julianto dibantu Ka Timsus Iptu Yudhi Triananta Syaeful Mamma dan Kanit I Iptu Kennardi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Yang bersangkutan kami sergap di kawasan Surabaya Utara. Saat kami sergap, yang bersangkutan melawan anggota dengan senjata tajam. Kami terpaksa mengambil tindakan tegas terukur," jelas Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian di Kamar Mayat RSU dr Soetomo Surabaya.

Baca juga:  Sindikat Narkoba Malaysia-Surabaya Dibongkar, 25 Kilogram Sabu Disita

Alumnus AKPOL Tahun 2002 ini menambahkan, tersangka Mustofa merupakan bandar yang mengendalikan tersangka Aconk, kurir yang ditangkap sebelumnya pada Jumat dinihari di salah satu tempat kos di Jambangan, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Mustofa disergap saat membawa narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram dan 1000 butir pil ekstasi yang disimpannya dalam tas ransel. Nama Mustofa muncul setelah Aconk yang ditangkap hidup-hidup memberikan keterangannya.

Sebelumnya, dari tangan tersangka Aconk, tim gabungan Satresnarkoba dan Satreskrim Polrestabes Surabaya menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 12 kilogram dan 10 ribu butir pil ekstasi di Jambangan. Setelah dikembangkan, disita kembali 13 kilogram sabu di rumah pelaku di Bangkalan, Madura.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Untuk lebih lengkapnya, besok akan disampaikan (dirilis) Bapak Kapolrestabes Surabaya (Kombes Pol Sandi Nugroho). Sementara itu dulu," tandas Memo.

Mustofa tercatat sebagai bandar narkoba kedua yang ditembak mati Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di Tahun 2020. Sebelumnya pada 2 Januari 2020, seorang bandar bernama Rizal Wahyu Putra (29), warga Jalan Petemon Kuburan 68, Surabaya, juga ditembak mati.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.