Rabu, 17 Jun 2026 04:56 WIB

Awas! Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Probolinggo ini Ambrol

Jembatan penghubung dua kecamatan di Probolinggo ambrol
Jembatan penghubung dua kecamatan di Probolinggo ambrol

jatimnow.com - Jembatan penghubung Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura dan Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, ambrol. Dugaan sementara, dinding jembatan itu ambrol akibat diterjang air sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengatakan, jembatan itu ambrol pada dinding pembatas jembatan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Setelah dilakukan asessmen, penyebab ambrolnya dinding jembatan tersebut disebabkan karena derasnya arus air saat hujan turun," kata Anggit, Kamis (13/2/2020).

Jembatan itu terletak di jalan kabupaten dengan lebar 8 meter, panjang 6 meter dan kedalaman 6,2 meter.

Tim gabungan memasang penyangga dari bambu serta karung berisi pasir agar jembatan yang ambrol tidak meluasTim gabungan memasang penyangga dari bambu serta karung berisi pasir agar jembatan yang ambrol tidak meluas

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Saat ini yang rusak sepanjang 6 meter, lebar 3 meter dan kedalam 6,2 meter, pada bagian dinding jembatan," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi agar ambrolnya jembatan tidak meluas, BPBD bersama Polri, TNI, Satpol PP serta warga setempat memasang tiang penyangga dari bambu. Mereka juga memasang karung berisi pasir di samping dinding jembatan yang ambrol.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Untuk jalan masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Namun pengendara harus tetap waspada dan berhati-hati," jelasnya.

Anggit menambahkan, konstruksi jembatan yang ambrol tersebut memang sudah lama dan perlu perbaikan. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.