Senin, 15 Jun 2026 11:00 WIB

Terapi Pasir Ini Dipercaya Bisa Obati Stroke, Begini Caranya

  • Penulis :
  • | Rabu, 02 Mei 2018 10:16 WIB
Ilustrasi/Foto: net
Ilustrasi/Foto: net

jatimnow.com - Kawasan pantai Pasar Bawah di Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, tidak hanya menyimpan potensi perikanan laut dan destinasi wisata, melainkan juga sebagai tempat pengobatan tradisional yang banyak dikunjungi warga.

"Awalnya saya terserang stroke hingga tidak bisa berjalan, tapi setelah menjalani terapi pasir selama dua bulan, akhirnya saya sembuh," kata Buyung, salah seorang warga yang mengikuti terapi pasir di Pantai Pasar Bawah, Rabu.

Pada umumnya warga mengunjungi pantai ketika tengah hari antara pukul 11.00 - 13.00 WIB, sejumlah warga akan mengubur diri mereka dengan pasir pantai yang panas.

Buyung mengaku menjalani terapi itu setiap hari. Tak hanya stroke, berat badannya pun berangsur turun.

"Saya pernah mengonsumsi obat-obatan kimia selama dua bulan, tapi tidak ada efek berarti. Kemudian tetangga menyarankan agar saya mencoba terapi pasir," tutur Buyung.

Apabila sudah merasa tidak kuat terkena panas, sesekali pengunjung berteduh di pondok yang dibangun di sekitar pantai. Untuk mengurangi sengatan matahari, mereka menutup bagian kepala dengan baju, topi hingga payung.

"Panasnya bikin kepala pusing. Saya mau berteduh dulu," ungkap Muhammad Jamil, salah seorang warga yang juga mengikuti terapi tersebut.

Jamil merupakan warga asal Gedang Melintang, Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan. Ia mengaku rasa linu pada bagian pundak perlahan berkurang setelah empat kali mengikuti terapi.

Ia terpaksa menempuh pengobatan alternatif setelah mendengar beberapa rekannya yang mengaku sembuh usai melakukan terapi pasir di Pantai Pasar Bawah.

"Terapi alam ternyata membuat sehat di kantong dan juga sehat di badan, sebab saya tidak perlu mengonsumsi obat-obatan kimia," imbuhnya.

Terapi pasir merupakan metode pengobatan alternatif yang banyak dilakukan masyarakat di wilayah pesisir, tidak hanya di Bengkulu, tetapi juga di Aceh, Jawa Barat, Bali hingga Jepang.

Sumber: Antara

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.