Rabu, 17 Jun 2026 10:05 WIB

Proyek Flyover JLLB Surabaya, Wali Kota Risma: Selesai Tahun 2020 ini

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 10 Feb 2020 17:46 WIB
Proyek flyover JLLB Surabaya
Proyek flyover JLLB Surabaya

jatimnow.com - Proyek jembatan layang (flyover) Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) yang berada di wilayah Surabaya barat dikebut. Nantinya JLLB akan tembus menuju Jalan Tol Surabaya - Gresik.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan Pemkot memastikan bakal mengebut pekerjaan proyek JLLB tersebut.

Baca Juga: Eri Cahyadi Apresiasi Pemprov Jatim yang Gerak Cepat Perbaiki Taman Apsari

Diharapkan proyek pengurai kemacetan di wilayah Surabaya barat ini bisa rampung di tahun 2020.

"Proyek JLLB ini harus selesai tahun ini (2020). Nanti proyek JLLB ini bisa langsung ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan juga tembus langsung ke jalan tol," kata Wali Kota Risma (10/2/2020).

Ia menjelaskan jika JLLB ini bukan seperti jalan tol, sehingga kendaraan seperti sepeda motor juga bisa melintasinya.

Namun begitu, pihaknya akan menyelesaikan dahulu proyek box culvert yang berada di Jalan Raya Sememi, agar kendaraan bisa naik ke flyover JLLB.

"Box culvert ini akan diselesaikan dulu biar nanti kendaraan bisa naik ke JLLB. Selain bisa ke stadion GBT (Gelora Bung Tomo), flyover JLLB ini nanti bisa langsung ke jalan tol," ujarnya.

Baca Juga: Isi Pesan Cagub Luluk ke Khofifah usai Kalah di Pilgub Jatim 2024

Flyover JLLB ini memiliki dua jalur dengan panjang sekitar 3,5 kilometer dan dapat tembus menuju Stadion GBT, Jalan Tol Surabaya – Gresik dan Kawasan Citra Land.

Sedangkan untuk anggarannya mencapai Rp 132 Miliar, murni menggunakan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Surabaya.

Menurut Wali Kota Risma, jalan JLLB ini bertujuan untuk mengurai konsentrasi kemacetan yang berada di jalur lingkar luar dalam (Unesa, Pakuwon Trade Center).

Dengan adanya jalan ini diharapkan ke depan keramaian yang berada di kawasan Surabaya Barat bisa terpecahkan.

Baca Juga: Cagub Jatim Tri Rismaharini Menang Telak di TPS 16 Tempatnya Mencoblos

"Karena itu kenapa kita buka yang lingkar luar dalam sama JLLB, supaya terpecahkan konsentrasi dari keramaian. Karena kalau tidak, itu akan konsentrasi di tempat-tempat itu," terangnya.

Apalagi, lambat laun jumlah kendaraan di Surabaya terus bertambah. Seperti jumlah volume kendaraan yang melewati Jalan Middle East Ring Road (MERR).

Oleh karenanya, pihaknya juga membuka kawasan di Surabaya Timur agar konsentrasi persebaran bisa merata.

"Supaya penyebaran itu tidak ada daerah tertinggal di Surabaya. Karena itu juga untuk memancing investasi. Kalau tidak nanti kumpulnya di situ saja," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.